Senin, 15 Jun 2026 07:15 WIB

Beredar Video Remaja Perempuan Dikeroyok di Perumahan Elit Surabaya

Tangkapan layar video peristiwa pengeroyokan remaja perempuan di Surabaya yang beredar
Tangkapan layar video peristiwa pengeroyokan remaja perempuan di Surabaya yang beredar

jatimnow.com - Video pengeroyokan yang dilakukan terhadap seorang remaja perempuan, beredar di media sosial (medsos) Facebook (FB). Peristiwa itu disebut terjadi di salah satu kawasan perumahan elit di wilayah Gubeng, Surabaya.

Penelusuran jatimnow.com, video itu beredar di FB sejak 2 Juli 2019 dan dalam beberapa unggahan, peristiwa itu disebut terjadi pada 1 Juli 2019 sekitar pukul 10.45 Wib.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Berawan

Terdapat dua video berdurasi 30 detik dan 29 detik yang beredar. Dari video yang dilihat jatimnow.com, terdapat sekitar 7 remaja perempuan sedang mengeroyok seorang remaja perempuan yang mengenakan baju hitam bermotif putih dan celana berwarna hitam bermotif garis.

Saat melakukan pengeroyokan, mereka silih berganti melakukan penganiayaan, mulai mengayunkan pukulan dengan tangan, menendang dan menjambak rambut seorang remaja perempuan tersebut hingga akhirnya korban bersimpuh sambil menangis.

Meski korban menangis, beberapa pukulan masih saja dilayangkan ke tubuhnya. Saat melakukan pengeroyokan, sekitar 7 remaja perempuan itu melontarkan kata-kata khas bahasa Suroboyoan.

Dalam video terlihat, peristiwa tersebut terjadi di sebuah jalan berpaving. Sedangkan jalan itu diapit deretan rumah besar bertingkat. Peristiwa itu direkam oleh seseorang yang dalam video itu tidak menampakkan wajahnya.

Baca Juga: ASN Kota Probolinggo Ditantang Manfaatkan Medsos untuk Promosi Daerah

Penelusuran jatimnow.com di Facebook, dua video pengeroyokan tersebut masih ada hingga pukul 20.44 Wib Rabu (3/7/2019). Namun pada pukul 07.44 Wib, Kamis (4/7/2019), akun Facebook yang sama menghapus satu video yang berdurasi 29 detik.

Lantas apakah benar peristiwa itu terjadi di Surabaya?

Kanit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polrestabes Surabaya AKP Ruth Yeni membenarkan bahwa peristiwa itu terjadi di Surabaya. Sebab peristiwa itu juga sudah dilaporkan dan sedang diselidiki timnya.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

"Kami sudah menerima laporan kejadian itu dan sedang kami selidiki," kata Ruth Yeni, Kamis (4/7/201).

Unit PPA, lanjut Ruth Yeni akan mengambil langkah awal dengan meminta keterangan semua remaja perempuan yang terlibat dalam video tersebut. Sebab menurutnya, korban maupun remaja-remaja yang melakukan pengeroyokan, sudah diketahuinya.

"Yang jelas, peristiwa itu melibatkan anak-anak," tambahnya.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.