Kamis, 18 Jun 2026 01:04 WIB

Jualan Tempe sejak 1960, Pasutri Tertua asal Probolinggo ini Naik Haji

Akhsan Bahrawi Ismail dan istrinya Asnanti, CJH tertua di Kota Probolinggo
Akhsan Bahrawi Ismail dan istrinya Asnanti, CJH tertua di Kota Probolinggo

jatimnow.com - Akhsan Bahrawi Ismail (81), dan Istrinya Asnanti (67), warga Kelurahan Sumbertaman, RT/RW 03/05, Kecamatan Wonoasih, menjadi Calon Jamaah Haji (CJH) tertua di Probolinggo.

Pasangan suami istri (pasutri) ini berangkat ke Tanah Suci setelah menyisihkan penghasilannya dari berjualan tempe selama 59 tahun.

Baca Juga: Tragis! Nenek di Probolinggo Tewas Tertemper Kereta Api Blambangan Ekspres

Saat ditemui di rumahnya, Akhsan mengatakan dirinya setiap hari berjualan tempe sejak tahun 1960.

"Sejak tahun 1960 itu saya sudah berjualan. Tempe yang saya jual merupakan hasil olahan sendiri dibantu oleh istri," katanya saat ditemui di rumahnya, Selasa (2/7/2019).

Kegigihan untuk bisa menginjakkan kaki di Baitullah tersebut membuat ia bersama istrinya terus menabung untuk dapat beribadah haji.

Raut kegembiraan terpancar jelas dari wajah pasutri ini. Beberapa perlengkapan dari Kementrian Agama Kota Probolinggo seperti pelatihan manasik haji, cek kesehatan dan pembuatan paspor telah mereka lakukan.

"Alhamdulillah setelah tahun 2013 mendaftar, nama kami muncul sebagai jamaah haji tahun ini," ujarnya.

Baca Juga: Siswi SD Asal Probolinggo Wakili Jatim di Ajang Duta Anak Indonesia 2026

Selain menyiapkan tabungan untuk dapat beribadah haji dengan tenang, Bahrawi mengaku ia bersama istinya selalu menjaga kesehatan agar selama perjalanan nantinya tidak memiliki halangan apapun.

"Semua persiapan sudah kami lengkapi baik pelatihan atau kesiapan lainnya," ujarnya.

Berdasarkan data Kemenag Kota Probolinggo, CJH yang akan diberangkatkan tahun ini tercatat 155 orang dengan perincian 70 laki laki dan 85 perempuan.

Baca Juga: Terima SK, DPC PPP Kota Probolinggo Pasang Target Raih Lima Kursi DPRD

Untuk jadwal pemberangkatan CJH Kota Probolinggo pada tanggal 8 Juli 2019.

 

Editor : Sandhi Nurhartanto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.