Kamis, 18 Jun 2026 05:46 WIB

4 Calon Siswa SMPN 1 Ponorogo dengan Surat Domisili Palsu, Dicoret

Hearing di Komisi D DPRD Kabupaten Ponorogo
Hearing di Komisi D DPRD Kabupaten Ponorogo

jatimnow.com - Empat calon siswa yang terbukti menggunakan surat keterangan domisili diduga asli tapi palsu dalam proses Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) SMPN 1 Ponorogo, akhirnya dicoret.

Empat calon siswa dicoret setelah adanya keputusan dalam rapat dengar pendapat atau hearing yang kembali digelar Komisi D DPRD Kabupaten Ponorogo. Keempat siswa yang dicoret itu terbukti berasal dari luar zonasi SMPN 1 atau radius 5 km, yaitu dari Madiun, Pacitan dan Kecamatan Mlarak, Ponorogo.

Baca Juga: Ribuan Jemaah Hadiri Tabligh Akbar Seabad Gontor

"Keempatnya sudah dipanggil oleh sekolah (SMPN 1) dan dicoret pendaftarannya," kata Wakil Ketua Komisi D DPRD Ponorogo, Moh Ubahil Islam, Senin (1/7/2019).

Ia menjelaskan, dalam sepekan, pihak SMPN 1 memanggil keempat siswa berikut wali mereka. Apalagi dalam hearing sebelumnya, pihak sekolah menyatakan bahwa pendaftaran keempat siswa tidak dapat dibenarkan. Mereka terbukti tidak tinggal sesuai dengan surat keterangan domisili yang mereka urus.

Baca Juga: Muscab X PPP Ponorogo, Empat Nama Mencuat Pimpin Partai

"Langkah ini tidak hanya menggugurkan keempat calon siswa itu. Melainkan juga membuka peluang bagi calon siswa lain yang seharusnya masuk dalam zonasi," papar Ubahil.

Sementara, Kepala SMPN 1 Ponorogo Yuli Dwi Astuti enggan menyebut identitas keempat calon siswa yang dicoret tersebut. Bahkan Yuli menyebut bila keempat calon siswa tersebut bukan dicoret melainkan mengundurkan diri.

Baca Juga: Jelang Ramadan Harga Bapokting di Ponorogo Terpantau Stabil

"Bukan dicoret sih, mereka mengundurkan diri. Anaknya dari Pacitan, orang tuanya di Pacitan," tambahnya.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.