Minggu, 07 Jun 2026 13:39 WIB

Mentan Siapkan Program Kemandirian Pakan Ternak Sapi Nasional

  • Penulis : Moch Rois
  • | Sabtu, 29 Jun 2019 11:55 WIB
Menteri Pertanian Amran Sulaiman di di Loka Penelitian Sapi Potong Kabupaten Pasuruan
Menteri Pertanian Amran Sulaiman di di Loka Penelitian Sapi Potong Kabupaten Pasuruan

jatimnow.com - Menteri Pertanian (Mentan) Amran Sulaiman menginisiasi program kemandirian pakan berbasis lokal untuk peternak sapi setelah program SIWAB (Sapi Indukan Wajib Bunting) sukses meningkatkan 1 juta populasi sapi setiap tahunnya.

"Mimpi besar kita ke sana, bagaimana peternak ini berproduksi, biaya produksinya efisien, murah, sapi kualitasnya tetap bagus," ucap Menteri Amran di Loka Penelitian Sapi Potong Kabupaten Pasuruan, Jumat (28/6/2019).

Baca Juga: Tertinggi Sepanjang Sejarah, Stok Beras Nasional Capai 5,3 Juta Ton

Menurut Menteri Amran, hal itu dilakukaan lantaran pakan ternak berbasis sumber daya lokal atau pakan buatan sendiri mampu menekan biaya produksi.

Dipaparkan Amran, pakan ternak (konsentrat) olahan sendiri hanya menghabiskan biaya Rp 1.700 per kilogram. Sedangkan jika membeli, peternak harus mengeluarkan biaya Rp 4.500 setiap kilogramnya.

"Coba bayangkan, peternak kita mendapat efisiensi 60 persen, itu luar biasa," ungkapnya.

Baca Juga: PAN Jatim Mulai Panaskan Mesin Politik Tatap Pemilu 2029

Tentang program SIWAB, Kementerian Pertanian (Kementan) sudah 5 tahun ini telah membagikan Rp 3 juta sampai Rp 4 juta semen beku (sperma sapi) per tahun gratis untuk masyarakat melalui proses kawin Inseminasi Buatan (IB).

"Mulai 2015 kita ada pertambahan pertahun sekitar satu juta ekor (sapi). Artinya apa, ada peningkatan 500 persen, ini data BPS," jelas Amran.

Menurutnya, populasi sapi nasional saat ini berjumlah 17,2 juta ekor. 23 persen di antaranya berasal dari Provinsi Jawa Timur.

Baca Juga: Pemberangkatan Haji Embarkasi Surabaya Capai 36 Kloter, Ada 23 Kursi Kosong

Kelahiran hasil perkawinan IB di Jawa Timu saat ini sampai 1,4 juta ekor pertahun (lahir dan bunting). Adanya pemotongan sapi untuk mencukupi kebutuhan daging, membuat tingkat pertumbuhan populasi sapi nasional tetap diangka satu juta ekor per tahun.

"Jawa Timur ini luar biasa. Kalau ada 5 provinsi seperti ini, selesai (swasembada daging akan terwujud)," pungkasnya.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Melihat Jejak Soekarno di Surabaya Melalui Pameran "Aku Arek Suroboyo"

Tema "Aku Arek Suroboyo" dipilih untuk menegaskan identitas Bung Karno sebagai putra daerah yang tumbuh dan ditempa di Surabaya sebelum menjadi tokoh besar Indonesia.

1.232 Atlet Taekwondo Bertarung di Ksatria Nusantara PBTI Series Kediri

Para atlet diharapkan dapat menjadi bibit-bibit terbaik Indonesia yang akan mewakili bangsa pada berbagai ajang internasional.

Menkop Bantah Isu Jual Beli Titik Koperasi Merah Putih, Sempat Viral di Kediri

Menkop Ferry menargetkan seluruh bangunan Koperasi Merah Putih, gerai usaha, serta fasilitas pendukung koperasi desa dapat selesai pada Agustus mendatang.

Turnamen Gerindra Cup U17 di Kediri Dimulai, Wadah Pembinaan Pesepakbola Muda

“Saya berharap dari stadion (Brawijaya) ini akan lahir pemain-pemain handal yang nantinya bisa memperkuat Indonesia," kata Anwar Sadad.

Menkop Dukung Kemitraan Petani-Koperasi di Kediri, Kejar Swasembada Gula 2028

Kolaborasi ini merupakan bentuk sinergi nyata antara koperasi, petani, dan pelaku industri.

Akhir Pekan Cuaca di Surabaya Cerah, tapi Waspada Panas yang Menyengat

Tidak terlihat adanya potensi hujan yang signifikan sepanjang hari. Cuaca mendukung berbagai aktivitas masyarakat, khususnya aktivitas di luar ruangan.