Senin, 15 Jun 2026 21:59 WIB

Dokter Perkirakan Wali Kota Risma Dirawat di ICU Selama Sepekan

Jumpa Pers terkait kondisi terbaru Wali Kota Risma di RSU dr Soetomo
Jumpa Pers terkait kondisi terbaru Wali Kota Risma di RSU dr Soetomo

jatimnow.com - Perawatan intensif untuk Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini di Kepala Intensive Care Unit (ICU) RSU dr Soetomo, diperkirakan akan berlangsung hingga tujuh hari atau sepekan ke depan.

Hal itu disampaikan dr Hardiono, Kepala ICU dr Soetomo sekaligus dokter spesialis anestesi yang menangani Wali Kota Risma.

Baca Juga: Surabaya Jadi Percontohan Program Indonesia - UEA Cegah Sampah Plastik ke Laut

"Tergantung progresnya dari kondisinya. Biasanya pengalaman sebelumnya, minimal satu minggu, bisa melihat trennya," kata dr Hardiono di Gedung Pusat Bedah Terpadu (GPBD) RSU dr Soetomo, Kamis (27/6/2019).

dr Hardiono menambahkan, dokter yang menangani Wali Kota Risma terus melakukan monitoring dan observasi terhadap kondisinya. Jika hasil monitoring menunjukan kestabilan dan perkembangan yang baik, Wali Kota Risma akan melewati perawatan di ICU lebih singkat.

"Kira-kira satu minggu. Kalau trennya membaik lebih cepet (keluar ICU). Mudah-mudahan nggak sampe (satu minggu)," jelasnya.

Saat ini, kondisi Wali Kota Risma disebut semakin membaik. Menurut dr Hardiono, kondisi tersebut terlihat dari berfungsi normalnya sejumlah organ dalam dari Wali Kota perempuan pertama di Kota Pahlwan itu.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Berawan

"Semua fungsi organnya baik, jantungnya bagus, organnya bagus. Semua kondisinya bagus. Kita mempertahankan kondisi yang stabil ini," ujarnya.

Kestabilannya juga ditandai dengan pengurangan dosis obat dan oksigen yang awalnya diberikan dokter sebanyak 100 persen, tapi dikurangi menjadi 60 persen saja.

"Kondisinya stabil, trennya membaik kita lihat dari pernafasan, sebelumnya kita beri oksigen 100 persen, sekarang itu kita berikan oksigen 60 persen," ungkapnya.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

Sebelumnya, dr Hardiono menyebut untuk memberikan kenyamanan, tim dokter memberikan obat penenang sebanyak dua kali dalam 24 jam. Selain itu, Wali Kota Risma juga dipasangi dua alat bantu, yaitu alat bantu pernapasan respirator dan pipa sonde atau pipa makanan.

 

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.