Sabtu, 06 Jun 2026 17:21 WIB

Harga Daging Ayam Anjlok, Peternak di Tulungagung Terancam Bangkrut

Peternak ayam di Tulungagung
Peternak ayam di Tulungagung

jatimnow.com - Anjloknya harga daging ayam membuat sejumlah peternak ayam broiler di Tulungagung terancam bangkrut atau gulung tikar.

Harga ayam hidup di tingkat peternak hanya Rp 9 ribu per kilogramnya. Padahal untuk menutupi biaya pakan yang dikeluarkan minimal harganya harus mencapai Rp 15 ribu per kilogram.

Baca Juga: Peringatan Hari Raya Waisak di Tulungagung, Ajak Umat Bersumbangsih Untuk Negeri

Salah seorang peternak, Agus Hadi menuturkan, turunnya harga ayam hidup ini sudah terjadi sejak hari raya Idul Fitri lalu. Harga terus mengalami penurunan hingga sempat menyentuh Rp 6 ribu per kilogramnya. Padahal harga daging ayam di konsumen tetap stabil di angka Rp 30 ribu per kilogram.

"Saat ini harganya masih rendah hanya Rp 9 ribu per kilogram," ujarnya, Rabu (26/06/2019).

Para peternak menduga anjlok nya harga ayam hidup ini dikarenakan adanya kesalahan perhitungan yang dilakukan oleh peternak besar. Mereka menyetok ayam hidup dalam jumlah besar untuk memenuhi kebutuhan menjelang lebaran. Namun perkiraan tersebut meleset sehingga peternak besar menjual ayamnya ke pasar tradisional dan menyebabkan harga ayam hidup turun.

Baca Juga: Datangi DPRD, PPPK Paruh Waktu di Tulungagung Wadul Gaji Tak Layak

"Ada over produksi yang dilakukan peternak besar sehingga peternak skala kecil terimbas," jelasnya.

Untuk menyiasati kondisi ini, para peternak memilih tidak menjual ayamnya meski sudah memasuki usia panen. Mereka baru akan menjual jika harga kembali pulih.

Baca Juga: Penutupan Jalan Utama Tulungagung - Trenggalek Tertunda, Ini Alasannya

Pilihan menahan penjualan ayam tersebut bukan tanpa resiko. Peternak terus memberi pakan ayam dan resiko kematian yang semakin tinggi. Sejumlah peternak memilih mengganti pakan ternak dengan bekatul dan jagung untuk menekan angka kerugian.

"Tapi kondisi ini tidak bisa bertahan lama, jika harga tidak juga membaik kita terpaksa menjualnya dan akan mengosongkan kandang sementara waktu," keluhnya.

Editor : Arif Ardianto
Berita Terbaru

Kakak Beradik Terseret Ombak di Pantai Payangan Jember, Satu Ditemukan Tewas

Kedua korban dilaporkan hilang terseret ombak saat berwisata bersama keluarga.

Puncak Arus Balik Idul Adha 2026, Daop 8 Surabaya Layani 284 Ribu Penumpang

Puncak arus balik libur panjang Idul Adha 2026 bertepatan dengan Hari Lahir Pancasila. KAI Daop 8 Surabaya catat lonjakan tembus 284 ribu penumpang. Simak data lengkapnya di sini.

Jambret iPhone Turis Jerman di Kota Lama Surabaya Ditembak Polisi

Polisi menangkap pelaku jambret iPhone milik wisatawan asal Jerman di Kota Lama Surabaya. Pelaku dilumpuhkan karena melawan saat ditangkap.

Kapolres dan Dandim 0820 Probolinggo Terima Gelar Warga Kehormatan Suku Tengger

Prosesi pengukuhan berlangsung khidmat pada Malam Resepsi Yadnya Kasada di Pendopo Agung Desa Ngadisari.

Tabrak Pohon, Truk Pengangkut Ikan Asal Lamongan Terguling di JLS Tulungagung

Truk dalam perjalanan menuju Prigi Trenggalek, pengemudi dan penumpang alami luka serius.

Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Berawan

BMKG imbau warga selalu waspada potensi perubahan cuaca yang bisa terjadi kapan pun.