Rabu, 22 Jul 2026 12:25 WIB

Harga Daging Ayam Anjlok, Peternak di Tulungagung Terancam Bangkrut

Peternak ayam di Tulungagung
Peternak ayam di Tulungagung

jatimnow.com - Anjloknya harga daging ayam membuat sejumlah peternak ayam broiler di Tulungagung terancam bangkrut atau gulung tikar.

Harga ayam hidup di tingkat peternak hanya Rp 9 ribu per kilogramnya. Padahal untuk menutupi biaya pakan yang dikeluarkan minimal harganya harus mencapai Rp 15 ribu per kilogram.

Baca Juga: Dugaan Korupsi Kanjengan, Mantan Bupati Tulungagug Maryoto Diperiksa Kejaksaan

Salah seorang peternak, Agus Hadi menuturkan, turunnya harga ayam hidup ini sudah terjadi sejak hari raya Idul Fitri lalu. Harga terus mengalami penurunan hingga sempat menyentuh Rp 6 ribu per kilogramnya. Padahal harga daging ayam di konsumen tetap stabil di angka Rp 30 ribu per kilogram.

"Saat ini harganya masih rendah hanya Rp 9 ribu per kilogram," ujarnya, Rabu (26/06/2019).

Para peternak menduga anjlok nya harga ayam hidup ini dikarenakan adanya kesalahan perhitungan yang dilakukan oleh peternak besar. Mereka menyetok ayam hidup dalam jumlah besar untuk memenuhi kebutuhan menjelang lebaran. Namun perkiraan tersebut meleset sehingga peternak besar menjual ayamnya ke pasar tradisional dan menyebabkan harga ayam hidup turun.

Baca Juga: Sensus Ekonomi di Tulungagung Sudah Capai 45 Persen, Bulan Depan Rampung

"Ada over produksi yang dilakukan peternak besar sehingga peternak skala kecil terimbas," jelasnya.

Untuk menyiasati kondisi ini, para peternak memilih tidak menjual ayamnya meski sudah memasuki usia panen. Mereka baru akan menjual jika harga kembali pulih.

Baca Juga: 88 Persen SD di Tulungagung Gagal Penuhi Pagu Saat SPMB

Pilihan menahan penjualan ayam tersebut bukan tanpa resiko. Peternak terus memberi pakan ayam dan resiko kematian yang semakin tinggi. Sejumlah peternak memilih mengganti pakan ternak dengan bekatul dan jagung untuk menekan angka kerugian.

"Tapi kondisi ini tidak bisa bertahan lama, jika harga tidak juga membaik kita terpaksa menjualnya dan akan mengosongkan kandang sementara waktu," keluhnya.

Editor : Arif Ardianto
Berita Terbaru

Target 100 GW dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Hingga hari ini, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia baru sedikit melampaui 1 gigawatt (GW).

5 Fakta Anak Angkat dan Pacarnya Bunuh Ayah di Nganjuk, Ada Cinta Tak Direstui

Penyidikan juga mengungkap pembunuhan pria oleh anak angkatnya itu diduga telah dirancang beberapa hari sebelumnya.

Oknum Polisi di Blitar Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus ini, oknum anggota Polres Blitar Kota sudah dilakukan penahanan.

Wabup Lamongan Harapkan MPLS Jadi Pijakan Menuju Pendidikan Inklusif

MPLS Ramah merupakan pondasi awal bagi peserta didik dalam membangun karakter, semangat belajar, dan kesiapan menghadapi proses pendidikan.

Prabowo Hadiri Panen Raya Tebu di Malang, Ratusan Petugas Jaga Ketat Rute VVIP

Panen raya dipusatkan di lahan tebu kawasan Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh, Dusun Krajan, Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis.

Beraksi di 20 TKP, Pasangan Jambret Asal Malang Ditangkap Polisi Tulungagung

Sasar pedagang yang hendak pergi ke pasar, salah satu korban meninggal dunia usai dijambret tersangka.