Minggu, 21 Jun 2026 11:01 WIB

Aksi Dukung MK dan KPU dari Kota Malang: Kami Rindu Indonesia Damai

Aksi dukung MK dan KPU dari Kota Malang
Aksi dukung MK dan KPU dari Kota Malang

jatimnow.com - Puluhan orang yang menamakan dirinya Komite Malang Peduli Keadilan (KMPK) melakukan aksi mendukung langkah Mahkamah Konstitusi (MK) untuk menyelesaikan sengketa Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019.

Massa bergerak dari kawasan Masjid Jami Kota Malang setelah Salat Dhuhur menggunakan pakaian serba putih. Mereka juga membawa poster aksi tuntutan, bendera merah putih dan spanduk besar bertuliskan 'Kami Rindu INDONESIA Damai'. Massa bergerak menuju kawasan depan Gedung DPRD Kota Malang, Selasa (25/6/2019), sekitar pukul 13.30 Wib.

Baca Juga: Dimanakah Ibukota Indonesia yang Sebenarnya?

Massa mengawali aksi dengan melakukan Salat Gaib, tahlil dan doa bersama untuk para anggota Kelompok Panitia Pemungutan Suara (KPPS) yang meninggal dunia dan sakit karena bertugas melaksanakan dan mengawal Pemilu 2019 serentak.

Kordinator aksi Haris Budi Kuncahyo menyatakan, KMPK tidak mengatasnamakan dua kubu, baik 01 maupun 02 yang bersaing di Pilpres 2019. Namun KMPK mengatasnamakan masyarakat yang rindu perdamaian dan keadilan.

Massa aksi melaksanakan Salat GaibMassa aksi melaksanakan Salat Gaib

Baca Juga: Baterai Motor Listrik Overload, Ruang Praktikum Polinema Malang Hangus Terbakar

"Kita rindukan Indonesia yang damai, bukan hanya slogan tapi juga nyatanya. Kemudian jika kita tidak menggelorakan Indonesia damai di mana-mana, maka negeri ini akan terpecah-pecah. Maka kita tidak akan pernah kompromi dengan sikap politik apapun, atas nama apapun, yang kemudian akan mencerai beraikan negeri ini," ungkap Haris.

Ia juga meminta seluruh masyarakat untuk tetap mendukung apapun keputusan MK terkait sengketa hasil pilpres tanpa memandang siapa itu pemenangnya.

Baca Juga: Pedagang hingga Driver Ojol Malang Terima Santunan BPJS Ketenagakerjaan

"Apapun hasil dari MK itu akan kita terima dan kita dukung. Keputusan MK sudah jadi yang terbaik. Kita akan mendukung siapapun yang terpilih nantinya sebagai presiden. Tapi ingat, tetap jangan sampai anarkis dan melakukan perusakan," bebernya.

Mereka juga membacakan deklarasi damai, menolak kerusuhan dan tetap menjaga keutuhan NKRI. Usai menjalankan aksinya, massa sempat membagikan beberapa kue kepada petugas kepolisian yang mengawal jalannya aksi.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.