Selasa, 16 Jun 2026 00:15 WIB

Anak Tukang Bangunan ini Jadi Lulusan Terbaik di STIE Perbanas

Tanza Dona Pertiwi saat bertmu orangtua usai diwisuda
Tanza Dona Pertiwi saat bertmu orangtua usai diwisuda

jatimnow.com - Anak seorang tukang bangunan berhasil menjadi lulusan terbaik pada Program Studi Sarjana Ekonomi Syariah di STIE Perbanas Surabaya.

Tanza Dona Pertiwi punya cerita berkesan kuliah di STIE Perbanas Surabaya. Berangkat dari Pacitan, putri kedua pasangan Kardiono dan Suratun ini berasal dari keluarga kurang mampu.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Berawan

Meski ayahnya berprofesi sebagai tukang bangunan dan ibunya bertani, hal itu tidak menyurutkan Tanza meraih cita-citanya. Berkat program beasiswa yang diperoleh dari kampus STIE Perbanas Surabaya, ia berhasil menjadi Lulusan Terbaik Program Studi Sarjana Ekonomi Syariah angkatan pertama.

"Motivasi terbesar kuliah ini saya ingin mengangkat derajat orangtua. Alasan memilih ekonomi syariah karena saya ingin ikut berperan sebagai generasi yang mengembangkan ekonomi syariah di Indonesia," ungkap Tanza Dona Pertiwi, Senin (24/6/2019).

Selain berhasil menjadi lulusan terbaik, Tanza yang saat ini juga sudah bekerja di Bank Central Asia (BCA) sebagai Admin Support itu juga sedang mengembangkan bisnisnya bersama kedua temannya Nia Anista dan Ristria Rendrarini yakni membuat produk sereal mangga yang berkhasiat mengobati Diare.

Selain itu, ia juga prestasi meraih Pendanaan Hibah Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) 2019, Juara 1 Esaay Competition di Perpustakan STIE Perbanas Surabaya, Juara 3 Bussines Plan Competition oleh FISIP Unair, dan Besk Dest Evaluation PKM Internal STIE Perbanas Surabaya.

Terlebih saat perayaan wisudanya, Tanza tampak sangat terharu atas pencapaiannya. Peraih IPK 3,68 itu mengaku tak kuasa menahan air mata, mengingat perjuangannya selama berkuliah.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

"Enggak pernah menyangka bisa jadi wisudawan terbaik Ekonomi Syariah. Saya juga enggak nyangka bisa kuliah di sini dengan kondisi kami serba kekurangan dengan bapak tukang bangunan, ibu cuma petani," kata Tanza.

Tanza berkuliah dengan bantuan beasiswa penuh dari kampus hanya dengan waktu 3,5 tahun. Meski tak pernah memiliki komputer untuk mengerjakan tugas kuliah, tapi itu bukan halangan. Nyatanya, masih ada teman baik yang bersedia meminjamkan komputer untuknya.

"Meski ayah bekerja sebagai buruh bangunan dan ibu, sehari-hari bertani. Kalau mau mencapai cita-cita harus mengabaikan sifat minder dan gengsi," kata Tanza seraya mengusap matanya yang mulai berkaca-kaca.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

Sementara itu, Ketua STIE Perbanas Surabaya, Yudi Sutarso, mengakui kampus yang dipimpinnya saat ini turut mempedulikan anak kurang mampu untuk berkuliah melalui Program Beasiswa.

"Pemberian Beasiswa ini runtin diberikan setiap tahun kepada sejumlah mahasiswa. Hal ini selaras dengan cita-cita bangsa Indonesia untuk mencerdaskan anak bangsa di bidang pendidikan," kata Yudi Sutarso.

Keharuan dan kesan mendalam pun semakin tampak ketika Tanza Dona Pertiwi menyampaikan seikat bunga kepada kedua orangtuanya. Segenap wisudawan hingga tamu undangan hadir larut dengan suasana yang penuh kebanggaan kepada sosok orangtua.

Editor : Arif Ardianto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.