Sabtu, 20 Jun 2026 00:46 WIB

Enam Bulan Edarkan 17 Kg Sabu, Seorang Residivis Narkoba Ditembak

Muksin (kaki diperban), saat digelandang di Mapolrestabes Surabaya
Muksin (kaki diperban), saat digelandang di Mapolrestabes Surabaya

jatimnow.com - Tim Unit 3 Satresnarkoba Polrestabes Surabaya melumpuhkan seorang kurir yang sudah enam bulan beroperasi atas perintah bandar di sebuah lembaga pemasyarakatan (lapas) di Jawa Timur. Sang kurir terpaksa ditembak kakinya karena mencoba kabur saat ditangkap.

Penangkapan itu dilakukan Kanit 3 Satresnarkoba Polrestabes Surabaya Iptu Eko Julianto dan Kasubnit Ipda Yoyok Hardianto beserta timnya pada pukul 21.00 Wib, 17 Juni 2019 lalu di sebuah tempat kos di Jalan Simo Tambaan 104, Surabaya.

Baca Juga: Satresnarkoba Polres Gresik Ringkus 5 Pengedar Sabu dan Pil Koplo

Sang kurir bernama Muksin (36), warga asal Jalan Tembok Dukuh 9A/31, Surabaya itu merupakan kurir yang menjalankan transaksinya dalam jumlah besar. Sekali transaksi, ia mengambil dan mengantar 2 Ons narkoba jenis sabu.

"Sekali transaksi, tersangka mengambil dan mengantar sabu sebanyak dua ons yang bisa habis dalam waktu satu hingga dua hari," kata Kasat Resnarkoba Polrestabes Surabaya, Kompol Memo Ardian, Sabtu (22/6/2019).

Muksin, kurir narkoba yang ditembak kakinyaMuksin, kurir narkoba yang ditembak kakinya

Sedangkan saat disergap di tempat kosnya, tim ini berhasil menyita 3 paket sabu dengan rincian 60 gram, 5 gram dan 1/4 gram. Kemudian sebuah timbangan elektrik, klip besar bekas sabu, beberapa klip kosong serta sebuah handphone.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Berawan

"Saat dilakukan penggeledahan, kami temukan dua paket sabu 5 gr dan 1/4 gram di saku celana tersangka dan 60 gram di tas miliknya," beber Memo.

Pada saat mengikuti proses penggeledahan di kamar kosnya, tersangka yang merupakan residivis narkoba ini mencoba melarikan diri, sehingga terpaksa ditembak kaki kirinya.

Dalam pemeriksaan Muskin mengaku mengambil dan mengantar barang tersebut atas perintah SN yang diduga berada di dalam lapas. Jika semua sabu tersebut habis, maka MS bisa mendapatkan upah Rp 2 juta.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

"Saat memeriksa buku rekapan transaksi yang dimiliki tersangka, sejak bulan Januari ia telah berhasil menjual kurang lebih 17 kilogram sabu," beber Memo.

Saat ini, Tim Unit 3 Satresnarkoba Polrestabes Surabaya masih mendalami siapa bandar yang mengendalikan tersangka dan mengembangkan untuk mengungkap semua jaringannya.

 

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.