Ibunda Juru Bicara Kepresidenan Johan Budi Meninggal
- Penulis : Achmad Supriyadi
- | Jumat, 21 Jun 2019 18:22 WIB
jatimnow.com - Anis Siswati (82), ibunda juru bicara kepresidenan Johan Budi Sapto Pribowo meninggal dunia. Jenazah dimakamkan di Dusun/Desa Kemantren, Kecamatan Gedeg, Kabupaten Mojokerto, Jumat (21/6/2019).
Sebelum dimakamkan, jenazah disalatkan di Masjid Al Hidayah. Johan Budi nampak hadir dalam pemakaman dan terlibat langsung memasukkan jenazah ibunya ke liang lahat.
Baca Juga: Meimura Bawa Ludruk Besutan ke Kampus, Sentil Eksploitasi Alam Mojokerto
Nampak hadir di pemakaman, Kadispenduk, Kadiskop, Camat Jetis dan Kapolres Mojokerto Kota AKBP Sigit Dany Setiyono.
"Saya sebagai putra beliau mendoakan semoga beliau husnul khatimah. Beliau sakit sejak seminggu yang lalu," kata Johan Budi saat ditemui usai pemakaman sang ibunda.
Sebelum meninggal, almarhum sempat akan dibawa ke dokter di rumah sakit karena mengalami sesak nafas. Putra keempat dari delapan bersaudara ini sudah meminta ijin ke kantor selama 7 hari.
"Saya sudah lapor ijin selama pengajian 7 hari disini," ujarnya.
Baca Juga: Angkat Isu Situs, Ludruk Besutan Bakal Masuk Kampus UNIM Mojokerto
Mantan juru bicara KPK bercerita banyak kenangan yang tidak terlupakan bersama almarhumah.
"Kenangan bersama beliau sangat banyak, tidak bisa diceritakan. Untuk pesan ibunda yang selalu diingat dalam pekerjaan tidak boleh melakukan korupsi. Pesan beliau kalau bekerja yang jujur, jangan korupsi itu pesan beliau yang saya bawa hingga sekarang," ujarnya.
Keluarga Johan Budi berencana untuk membawa almarhum ke dokter di rumah sakit Surabaya namun rencana itu tidak terealisasi karena ibu Anis Siswati meninggal pagi hari.
Baca Juga: Giliran Pj Sekda Tulungagung yang Diperiksa KPK di Surabaya
"Beliau sakit sudah lama. Seminggu lalu beliau mengeluh sesak nafas dan kakinya bengkak. Tadi pagi sempat ada rencana mau dibawa ke dokter rumah sakit di Surabaya," tukasnya.
Editor : Sandhi Nurhartanto
URL : https://jatimnow.id/baca-17219-ibunda-juru-bicara-kepresidenan-johan-budi-meninggal