Minggu, 14 Jun 2026 12:54 WIB

Lepas Pengawasan, Balita di Ngawi Tercebur Panci Berisi Air Mendidih

Muhammad Khowiyul Amin saat mendapat perawatan medis
Muhammad Khowiyul Amin saat mendapat perawatan medis

jatimnow.com - Lepas dari pengawasan orang tua, balita berusia 2,5 tahun di Ngawi tercebur panci yang berisi air mendidih. Balita tersebut mengalami sejumlah luka melepuh di sekujur tubuh.

Muhammad Khowiyul Amin (2,5), warga Desa Jambangan, Kecamatan Paron, Kabupaten Ngawi ini harus dilarikan ke rumah sakit untuk mendapat perawatan medis.

Baca Juga: Mandi Bareng Teman, Pelajar Sragen Tewas Tenggelam di Bengawan Solo Ngawi

Muhammad Khowiyul Amin, tak berhenti menangis saat dokter di ruangan RSUD dr Soeroto Ngawi melakukan tindakan. Khowiyul terus berusaha memegang punggung dan pantatnya yang mengalami luka bakar cukup serius atau sekitar 25 persen.

"Saya sebenarnya tidak tega. Tapi mau bagaimana lagi," kata ayah Khowiyul, Ahmad Huzaironi (30).

Ia menceritakan, awalnya istrinya yang bernama Nurul Wakhidah merebus air. Sementara sang anak bermain di area dapur.

Setelah air matang, lanjut ia, Nurul menaruh panci berisi air mendidih di lantai.

"Kemudian istri saya mau memasukkan air mendidih ke termos," jalasnya.

Baca Juga: LPG 3 Kg Langka di Madiun? Pertamina Guyur Tambahan 104 Ribu Tabung

Belum sempat air dimasukkan ke termos, tiba-tiba Khowiyul jatuh dan tercebur ke panci yang berisi air panas tersebut.

"Anak saya langsung mennagis. Saya lihat sudah berada di panci berisi air mendidih itu," katanya berusaha menahan tangis.

Huzauroni pun langsung menolong sang anak. Ia mengaku, seketika membawa ke klinik terdekat dri rumahnya. Sempat dua hari dirawat di klinik namun ia meminta untuk dirujuk ke RSUD dr Soeroto.

Baca Juga: Taman Zakat dan YBM PLN Atasi Krisis Air di Ngawi dengan Sumur Bor

"Ya memang saya minta dirujuk ke RSUD dr Soeroto. Karena alat-latnya legkap," tegasnya.

Plt Kabid Pelayanan RSUD dr Soeroto Ngawi, Indah Oitardi mengatakan, telah memberikan pertolongan terhadap korban. Disebutkan, korban mengalami luka melepuh sekitar 25%.

"Yang menangani ada dua dokter. Yaitu dokter anak dan dokter bedah. Ini juga baru masuk," jelasnya.

Editor : Arif Ardianto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.