Kamis, 18 Jun 2026 12:00 WIB

Surat Keterangan Domilisi Calon Siswa SMP PPDB 2019 di Ponorogo Disoal

Rapat dengar pendapat digelar DPRD Ponorogo terkait keluhan surat keterangan domisili dalam PPDB 2019 SMP
Rapat dengar pendapat digelar DPRD Ponorogo terkait keluhan surat keterangan domisili dalam PPDB 2019 SMP

jatimnow.com - Banyaknya aduan dan keluhan yang diterima calon wali murid SMP dalam sistem zonasi Penerima Peserta Didik Baru (PPDB) 2019 di Kabupaten Ponorogo, mendapat tanggapan DPRD Ponorogo.

Komisi A dan D DPRD Ponorogo langsung menggelar rapat dengar pendapat bersama Dinas Pendidikan dan Kepala SMPN 1 Ponorogo. Rapat digelar untuk menyikapi sejumlah keluhan dari masyarakat yang dialamatkan kepada SMPN 1 tersebut setelah memasuki tahap daftar ulang.

Baca Juga: Ribuan Jemaah Hadiri Tabligh Akbar Seabad Gontor

"Ada dugaan bahwa pengurusan kepindahan domisili ini menjadi celah banyak siswa dari luar zona mendaftar ke sekolah yang bukan dalam zonanya," terang Anggota Komisi A, Rahmat Taufik, Kamis (20/6/2019).

Taufik menambahkan, banyak anak yang tempat tinggalnya masih berada dalam zona harus tersisih oleh siswa yang berada dari luar zona yang menggunakan surat keterangan domisili yang diterbitkan desa atau kelurahan.

"Ada indikasi memalsu data supaya jarak domisili lebih dekat dengan sekolah yang didaftar. Ini yang menjadi soal," jelasnya.

Menurut Taufik, kecurigaan itu dituduhkan kepada pihak sekolah dan kelurahan. Diduga, kelurahan mengeluarkan surat kepindahan domisili ini dengan mudah. Padahal ada aturan baku dalam PPDB tersebut. Aturannya, 90 persen zonasi, 5 persen prestasi dan 5 persen pindah domisili dengan mengacu kepindahan tugas (mutasi kerja) orangtua.

Baca Juga: Muscab X PPP Ponorogo, Empat Nama Mencuat Pimpin Partai

"Yang mutasi itu orangtua, bukan anak mengakunya dititipkan di anggota keluarga yang lain yang alamatnya di dekat sekolah," ungkapnya.

Dalam rapat tersebut, wakil rakyat meminta data penerimaan siswa di SMPN 1 dan akan ikut mengevaluasi. Jika didapati ada yang menabrak aturan, Taufik meminta SMPN 1 dengan tegas menggugurkan siswa tersebut dan menggantinya dengan siswa yang betul-betul berhak sesuai aturan sistem zonasi.

"Ya harus diganti. Kami akan cek lagi, rencana kami juga akan memanggil kades dan lurah yang menerbitkan surat-surat ini," tegasnya.

Baca Juga: Jelang Ramadan Harga Bapokting di Ponorogo Terpantau Stabil

Sementara, Kepala SMPN 1 Ponorogo Yuli Dwi Astuti mengatakan ada sekitar 50 siswa yang mendaftar menggunakan surat domisili di sekolahnya dari 288 siswa yang diterima. Pada awalnya, pihak sekolah tidak meragukan surat tersebut.

Surat keterangan domisili dipandang sah oleh sekolah lantaran ditandatangani resmi oleh lurah atau kades. Di samping itu, orangtua juga membuat surat pernyataan tentang konsekuensi pencoretan jika memalsu data.

"Kami sudah memverifikasi, memang ada beberapa yang mencurigakan dan sudah kami panggil," dalihnya.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.