Jumat, 12 Jun 2026 19:06 WIB

Sistem Zonasi Didemo, PPDB 2019 SMA/SMK di Jatim Ditutup Sementara

Plt Kadindik Jatim Hudiyono (kanan) saat audensi dengan calon wali murid di Gedung Negara Grahadi Surabaya
Plt Kadindik Jatim Hudiyono (kanan) saat audensi dengan calon wali murid di Gedung Negara Grahadi Surabaya

jatimnow.com - Tuntutan penghapusan sistem zonasi dalam Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) 2019, direspon Dinas Pendidikan (Dindik) Jawa Timur. Itu setelah perwakilan pengunjuk rasa di depan Gedung Negara Grahadi diterima Pelaksana Tugas (Plt) Dindik Jatim, Hudiyono, Rabu (19/6/2019).

Dalam audensi tersebut Hudiyono mengatakan, proses PPDB di Jatim dihentikan sementara sesuai tuntutan perwakilan calon wali murid yang berunjuk rasa.

Baca Juga: PAN Jatim Mulai Panaskan Mesin Politik Tatap Pemilu 2029

"Keputusannya, PPDB di-closed. Kami akan konsolidasi dengan Kementerian Pendidikan mengenai tuntutan wali murid. Ya, dihentikan sementara mulai siang ini, sampai ada keputusan dari Kementerian (Pendidikan dan Kebudayaan)," ujar Hudiyono didampingi Kepala Cabang Dinas UPTD Surabaya-Sidoarjo, Sukaryanto.

Keputusan itu diambil Hudiyono setelah menemui sekitar 10 orang perwakilan dari calon wali murid yang berunjuk rasa di depan Gedung Negara Grahadi. Hudiyono mengatakan, kebetulan ada sejumlah perwakilan Kemendikbud yang datang meninjau di Surabaya.

"Tapi, besok akan kami berangkatkan dua orang staf ke Jakarta yang akan berkonsolidasi dengan Dirjen Dikdasmen Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan," jelasnya.

Plt Kadindik Jatim Hudiyono saat audensi dengan para calon wali muridPlt Kadindik Jatim Hudiyono saat audensi dengan para calon wali murid

Hudiyono memastikan mengenai database siswa yang sudah terdaftar pada hari sebelumnya atau saat PPDB 2019 itu dibuka Senin (17/6/2019) lalu, akan tetap tersimpan.

Baca Juga: Pemberangkatan Haji Embarkasi Surabaya Capai 36 Kloter, Ada 23 Kursi Kosong

"Ini kan sifatnya sementara, database akan tetap tersimpan, tidak ada masalah," tegasnya.

Semenytara Juru Bicara Komunitas Peduli Pendidikan Anak se-Surabaya (Kompak) Jospan yang mewadahi keluhan calon wali murid dengan menggelar aksi unjuk rasa tersebut mengatakan, dirinya akan mengawal proses konsolidasi tersebut.

"Kami akan menunggu keputusan hasil komunikasi Dinas Pendidikan Jatim dengan Kementerian Pendidikan. Kalau besok belum ada keputusan, kami akan unjuk rasa lagi," ujarnya.

Kepada para calon wali murid di depan Gedung Negara Grahadi, Jospan menyampaikan hasil pertemuan itu dan meminta mereka tetap menyimpan PIN untuk pendaftaran PPDB 2019 untuk digunakan kemudian.

Baca Juga: Icha Yang, Penyanyi Asal Jember yang Gebrak Panggung Hunan TV China

Namun, ada sebagian dari mereka yang menanyakan kepada Jospan, bagaimana dengan PPDB SMP di Surabaya? Hal itu dijawab Anggota Dewan Pendidikan Surabaya, Ferry Koto dengan menyatakan bahwa PPDB SMP adalah wewenang Wali Kota Surabaya.

"Tadi sebagian sudah ada perwakilan yang ke Balai Kota kan? Ada juga yang sudah ke Kantor Dindik Surabaya di Jagir. Tapi saya tidak tahu hasilnya bagaimana," tambah Fery.

Dalam aksinya, mereka meminta agar sistem PPDB Jatim 2019 dikembalikan seperti sistem sistem 2018 lalu, yang mana nilai Ujian Nasional menjadi patokan, tanpa menggunakan ukuran jarak rumah dengan sekolah.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

Bupati Jember meminta Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) segera berkoordinasi dengan para camat, Gapoktan, dan Poktan untuk menambah keterlibatan generasi muda dalam organisasi petani.

AstraPay Perkuat Digitalisasi UMKM, Dukung Percepatan QRIS Nasional

AstraPay memperkuat digitalisasi UMKM melalui edukasi, QRIS, dan literasi keuangan. Hingga kini telah melayani 17,5 juta pengguna di Indonesia

Savyavasa Mulai Serah Terima Unit, Tandai Babak Baru Hunian Premium Jakarta

Savyavasa mulai serah terima unit kepada penghuni. Apartemen premium di Dharmawangsa ini mencatat penjualan kuat dan minat sewa yang tinggi

MRAN 2026, Bentuk Kepedulian dan Solidaritas Bagi ODHA di Tulungagung

Renungan ini menjadi momen menumbuhkan harapan menghapus stigma dan mengenang ODHA yang sudah meninggal.

BRI Unit Benowo Surabaya Pindah Kantor Mulai 15 Juni, Cek Lokasi Barunya

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memindahkan operasional BRI Unit Benowo Surabaya ke Jalan Raya Pakal per 15 Juni 2026. Cek detail lokasinya.

Menelusuri Jejak Legenda di Balik Danau Ronggojalu Probolinggo

Danau Ronggojalu dapat diakses dengan mudah, hanya memerlukan waktu tempuh sekitar 30 menit dari pusat Kota Probolinggo.