Selasa, 16 Jun 2026 23:25 WIB

Ini Penyebab Nyawa Robi yang Bakar Diri Bersama Kekasih Tak Tertolong

Robi saat masih dirawat di RSU dr Soetomo Surabaya.
Robi saat masih dirawat di RSU dr Soetomo Surabaya.

jatimnow.com - Upaya medis dengan merujuk Robi (34) dari RS Wiyung Sejahtera, ke RSU dr Soetomo Surabaya pada dua pekan lalu tidak membuahkan hasil.

Akhirnya, laki-laki dari sepasang kekasih yang membakar diri di kos Babatan Wiyung Gang 1, Surabaya itu meninggal dunia.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Berawan

Pihak dokter RSU dr Soetomo Surabaya membeberkan penyebab tidak tertolongnya nyawa pria asal Wiyung itu. Robi mengalami luka bakar hingga 82 persen dan juga mengalami sepsis atau inveksi menyeluruh pada Paru-paru, Jantung serta Ginjalnya.

"Sebenarnya dari awal masuk, Robi sudah mengalami sepsis. Namun pukul 2 dini hari tadi mengalami pemburukan semua fungsi organ, akhirnya pada pukul 5:50 wib kita tidak bisa menolong nyawa pasien laki-laki itu," terang Humas dan Kepala Instalasi Promosi Kesehatan Rumah Sakit (PKRS) RSU dr Soetomo Surabaya, dr. Pesta Parulian Muarif Edward. Sp.An, Sabtu (14/4/2018).

Sebelum menghembuskan nafas terakhirnya, tim dokter yang menangani Robi juga telah berupaya maksimal seperti melakukan resusitasi, sebagai upaya untuk memulihkan kembali kesadaran seseorang akibat berhentinya fungsi jantung dan paru-paru.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

"Kita juga sudah berupaya, menaikkan dosis obat-obatan untuk meningkatkan fungsi jantung dengan dosis maksimal hingga 300 nano. Kita juga suport dengan alat-alat bantu pemacu hingga titik maksimal. Tapi akibat infeksi yang menyeluruh tidak menyelamatkan nyawanya," terang Pesta.

Selain luka bakar, tambahnya, kondisi paru-paru karena menghirup udara panas saat membakar diri, juga mengganggu kinerja saluran nafas Robi.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

"Pernafasan pun sudah diambil alih total menggunakan mesin. Namun akibat menghirup udara panas sehingga paru-parunya sudah rusak," bebernya.

Reporter: Fahrizal Tito
Editor: Arif Ardianto

Editor : Arif Ardianto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.