Rabu, 17 Jun 2026 13:27 WIB

Kejati Periksa 20 Saksi Terkait Dugaan Korupsi YKP Surabaya

Kepala Kejati Jatim, Sunarta
Kepala Kejati Jatim, Sunarta

jatimnow.com - Kejati Jatim tengah menangani kasus dugaan korupsi di tubuh Yayasan Kas Pembangunan (YKP) dan PT Yekape Surabaya. Untuk mengungkap kasus tersebut Kejati telah menjadwalkan pemeriksaan kepada 20 orang saksi mulai hari ini, Jumat (14/6/2019).

Kepala Kejati Jatim, Sunarta mengatakan, 20 orang yang akan diperiksa sebagai saksi mulai dari pejabat pemerintah, direksi yayasan dan perusahaan, serta anggota dewan Kota Surabaya.

Baca Juga: Surabaya Uji Coba Aplikasi Perlinsos, Pendataan Bansos 15 Menit Jadi

"Hari ini juga sebenarnya ada pemeriksaan saksi-saksi, mulai Senin sudah ada pemanggilan. Mulai Senin, Selasa, Rabu, sudah terjadwal semua untuk melakukan pemeriksaan," ucap Sunarta saat di Kantor Kejati Jatim, Jumat (14/6/2019).

Lebih lanjut, ia mengatakan, minggu depan ada sekitar 10 saksi yang akan diperiksa. Hari ini, penyidik Kejati Jatim memeriksa Kepala Inspektorat Kota Surabaya, Sigit Budiharto.

Dalam pemeriksaannya, Sigit memberikan keterangan perihal audit yang telah dilakukan Inspektorat Kota Surabaya terhadap aset YKP maupun PT Yekape selama dikelolah pemerintah.

"Karena selama ini setiap tahun kan (YKP dan PT Yekape) diaudit oleh Inspektorat karena bahwa kedua yayasan bagian dari Pemkot (Surabaya). Jadi diaudit terus, kalau swasta mana mungkin diaudit," lanjutnya.

Sunarta menjelaskan, saat pemeriksaan Sigit, diketahui adanya audit tiap tahun secara rutin terhadap dua yayasan.

"Dari modal itu, dibangunlah perumahan-perumahan Yekape. Dulu programnya untuk PNS (Pegawai Negeri Sipil)," tutur Sunarta.

Baca Juga: Surabaya Jadi Percontohan Program Indonesia - UEA Cegah Sampah Plastik ke Laut

Saat ditanya terkait jumlah aset YKP dan PT Yekape, Sunarta enggan membeberkannya. Ia mengatakan bahwa Kejati Jatim hanya fokus ke tindakan pelanggaran hukum dengan ditemukannya dugaan pelanggaran yang  disinyalir hingga angka triliunan rupiah.

"Kami secepatnya segera menetapkan siapa yang akan bertanggung jawab dalam perkara ini. Pemeriksaan terhadap saksi kalau dirasa sudah cukup kuat buktinya adanya dugaan korupsi. Kami baru melangkah seminggu ya, mudah-mudahan (perkara) bisa terang lagi," tandasnya.

Untuk diketahui, penyidik Kejati Jatim telah melakukan penggeledahan terhadap dua kantor Yayasan Kas Pembangunan (YKP) yang ada di Jalan Sedap Malam Nomor 9 - 11, Kota Surabaya dan YEKAPE di Jalan Wijaya Kusuma Nomor 36 pada Selasa, (11/6/2019) lalu.

Penggeledahan dilakukan untuk mencari barang bukti tambahan atas dugaan korupsi di eks badan usaha milik Pemkot Surabaya tersebut. Kasus dugaan korupsi YKP dan PT Yekape pernah beberapa kali mencuat.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Berawan

Bahkan pada tahun 2012 DPRD kota Surabaya pernah melakukan hak angket dengan memanggil semua pihak ke DPRD. Saat itu pansus hak Angket memberikan rekomendasi agar YKP dan PT. YEKAPE diserahkan ke Pemkot Surabaya. Karena memang keduanya adalah aset Pemkot. Namun pengurus YKP menolak menyerahkan.

Bukti YKP itu milik Pemkot Surabaya dapat dilihat sejak pendirian ketua YKP yang selalu dijabat rangkap oleh Walikota Surabaya hingga tahun 1999, dijabat Walikota Sunarto.

Seiring dengan keluarnya undang-undang nomor 22 tahun 1999 tentang otonomi daerah yang menyebut kepala daerah tidak boleh rangkap jabatan, akhirnya tahun 2000 Walikota Sunarto mengundurkan diri dan menunjuk Sekda Yasin sebagai ketua yayasan. Namun tiba-tiba tahun 2002, Wali Kota Sunarto kembali menunjuk dirinya lagi dan sembilan pengurus baru memimpin YKP.

Sejak saat itu, para pengurus membuat AD ART yayasan yang memberi penguasaan penuh terhadap aset YKP maupun PT Yekape. Inilah yang menjadi cikal bakal diduga adanya perbuatan melanggar hukum karena disinyalir terjadi tindak korupsi.

Editor : Arif Ardianto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.