Sabtu, 06 Jun 2026 19:25 WIB

MK Gelar Sidang Sengketa Pilpres 2019, di Mana Jokowi dan Prabowo?

Proses coblosan Pilpres pada 17 April 2019 lalu
Proses coblosan Pilpres pada 17 April 2019 lalu

jatimnow.com - Sidang pendahuluan sengketa Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019 digelar di Gedung Mahkamah Konstitusi (MK) Jakarta, Jumat (14/6/2019). Sidang dipimpin majelis hakim konstitusi yang diketuai Anwar Usman.

Anwar Usman yang juga Ketua MK itu menyampaikan bahwa persidangan tersebut terbuka untuk umum dan dipancarluaskan oleh berbagai stasiun televisi, radio, bahkan dapat disaksikan penonton di luar negeri.

Baca Juga: Dimanakah Ibukota Indonesia yang Sebenarnya?

"Namun yang lebih penting dari itu, bahwa sidang ini disaksikan oleh Allah Subhannahu wata'ala, Tuhan Yang Maha Kuasa. Untuk itu kami seperti yang pernah kami sampaikan, bahwa kami tidak akan bisa dipengaruhi dan hanya takut kepada Allah Subhannahu wata'ala," katanya.

Anwar minta kepada pihak pemohon (kuasa hukum pasangan calon presiden dan calon wakil presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno, yang diketuai oleh Bambang Widjojanto), pihak termohon (kuasa hukum Komisi Pemilihan Umum RI), dan pihak terkait (tim kuasa hukum pasangan calon presiden dan calon wakil presiden nomor urut 01 Joko Widodo dan Ma'ruf Amin, yang diketuai Yusril Ihza Mahendra), dan dari Bawaslu memperkenalkan diri.

Ketika dipersilakan untuk memperkenalkan diri, Bambang Widjojanto setelah memperkenalkan tim kuasa hukum, antara lain ada Denny Indrayana, Iwan Satriawan, Teuku Nasrullah, dan Iskandar, menyampaikan bahwa Prabowo dan Sandiaga tidak menghadiri persidangan di Mahkamah Konstitusi.

"Bukan tidak menghargai dan menghormati, tetapi justru untuk marwah Mahkamah Konstitusi. Walaupun tidak hadir, tetapi hatinya berada di ruangan ini," ungkap Bambang.

Tim Kuasa Hukum KPU RI, selaku pihak termohon, diketuai oleh Alimudin dan terdiri atas sejumlah penasihat hukum. Setelah itu, pihak-pihak terkait juga memperkenalkan diri.

Lantas di mana Capres 01 Joko Widodo (Jokowi) dan Capres 02 Prabowo Subianto?

Jokowi memilih melakukan kegiatannya sebagai Presiden dengan melakukan kunjungan kerja ke Desa Taman Bali, Kecamatan Bangli, Kabupaten Bangli. Jokowi menghadiri acara Penyerahan Sertifikat Tanah untuk Rakyat.

Pada kesempatan itu, Jokowi memanggil perwakilan masyarakat yang hadir untuk menceritakan pengalamannya ikut program sertifikasi tanah. Masyarakat yang dipanggil ke depan pun dimintanya untuk melafalkan Pancasila dengan lancar.

"Sepedanya diambil. Makasih. Sekarang habis Pemilu boleh beri sepeda lagi. Dulu 7 bulan selama kampanye nggak boleh kasih sepeda. Ya sudah, beneran sepedanya masih utuh," kata Jokowi dan disambut tepuk tangan meriah warga.

Dua sepeda yang disediakan Jokowi pun berpindah tangan ke dua masyarakat yang beruntung tersebut.

Sementara, salah seorang warga yang menerima hadiah sepeda dari Presiden adalah Adi Jaya (Gungah) asal Tabanan. Ia juga ditanya Presiden Jokowi tentang proses pengurusan sertifikat.

Baca Juga: MBG dan Ujian Negara, dari Dapur Rakyat hingga Mahkamah Konstitusi

"Enggak sampai satu bulan. Setelah pendaftaran diukur di lapangan, setelah itu pemberkasan dan ada sidang. Setelah sidang, selesai," katanya.

Jokowi pun kemudian mengatakan bahwa pengurusan sertifikat harus lebih cepat dari sebelum-sebelumnya.

"Ingat ya, dulu urus sertifikat bukan bulan, tahun. Kenapa bisa lama sekali? Karena urusannya bukan bulan, tapi tahun. Tapi sekarang bersyukur BPN kerja pagi sampai malam. Kita harus beri apresiasi," sambung Jokowi.

Pada kesempatan itu, Jokowi membagikan sebanyak 3.000 sertifikat tanah untuk masyarakat di wilayah Bangli dan sekitarnya.

Hadir pula sejumlah menteri dan pejabat di antaranya Menteri ATR/Kepala BPN Sofyan A. Djalil, Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Juru Bicara Kepresidenan Johan Budi SP, Tim Komunikasi Presiden Ari Dwipayana, dan Gubernur Bali I Wayan Koster.

Tepisah, Juru Bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi, Andre Rosiade mengatakan bahwa Prabowo menyaksikan jalannya sidang pendahuluan sengketa Pilpres 2019 di kediamannya di Hambalang, Jawa Barat.

Baca Juga: MK Larang Polisi Pidanakan Wartawan, PFI: Kemenangan Besar Demokrasi

"Pak Prabowo mungkin masih nonton di Hambalang, nanti sore ke Kertanegara, (Jakarta)," kata Andre Rosiade di Gedung MK.

Andre mengatakan, Prabowo-Sandi sengaja tidak hadir dalam sidang pendahuluan untuk mencegah pendukung ikut hadir di sekitar Gedung MK.

"Kalau Pak Prabowo-Sandi hadir, tentu akan mengundang para pendukung untuk hadir," tutur Andre.

Dia menekankan Prabowo-Sandi berkomitmen menjaga pendukung untuk tidak hadir di sekitar MK. Andre mengaku hadir ke MK untuk memantau bahwa pendukung Prabowo-Sandi tidak hadir di sekitar Gedung MK. Jika masih ada pendukung yang hadir, dia akan mengimbau pendukung untuk pulang.

"Ya kita imbau supaya konsentrasi menonton di rumah. Percayalah kuasa hukum kita akan memberi kejutan luar biasa dalam persidangan. Rugi kalau tidak nonton di TV. InsyaAllah MK tidak menjadi mahkamah kalkulator," tandasnya.

 

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Kakak Beradik Terseret Ombak di Pantai Payangan Jember, Satu Ditemukan Tewas

Kedua korban dilaporkan hilang terseret ombak saat berwisata bersama keluarga.

Puncak Arus Balik Idul Adha 2026, Daop 8 Surabaya Layani 284 Ribu Penumpang

Puncak arus balik libur panjang Idul Adha 2026 bertepatan dengan Hari Lahir Pancasila. KAI Daop 8 Surabaya catat lonjakan tembus 284 ribu penumpang. Simak data lengkapnya di sini.

Jambret iPhone Turis Jerman di Kota Lama Surabaya Ditembak Polisi

Polisi menangkap pelaku jambret iPhone milik wisatawan asal Jerman di Kota Lama Surabaya. Pelaku dilumpuhkan karena melawan saat ditangkap.

Kapolres dan Dandim 0820 Probolinggo Terima Gelar Warga Kehormatan Suku Tengger

Prosesi pengukuhan berlangsung khidmat pada Malam Resepsi Yadnya Kasada di Pendopo Agung Desa Ngadisari.

Tabrak Pohon, Truk Pengangkut Ikan Asal Lamongan Terguling di JLS Tulungagung

Truk dalam perjalanan menuju Prigi Trenggalek, pengemudi dan penumpang alami luka serius.

Peringatan Hari Raya Waisak di Tulungagung, Ajak Umat Bersumbangsih Untuk Negeri

Puluhan umat Buddha mengikuti prosesi detik-detik peringatan Hari Raya Tri Suci Waisak di Vihara Buddha Loka Tulungagung.