Rabu, 17 Jun 2026 21:56 WIB

Dimulai dari Surabaya, Gubernur Jatim Khofifah Ajak Berantas Narkoba

Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa saat sidak ujian SMA di Surabaya beberapa waktu lalu
Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa saat sidak ujian SMA di Surabaya beberapa waktu lalu

jatimnow.com - Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengajak sejumlah pihak memberantas peredaran narkoba di Jatim. Langkah itu akan dimulai dengan bertemu kepolisian dan pemerintahan di Kota Surabaya.

"Kami segera bertemu Kapolrestabes Surabaya dan berkoordinasi dengan Wali Kota Surabaya untuk mencegah maraknya narkoba," ujar Gubernur Khofifah kepada wartawan di Kantor Gubernur Jatim, Jalan Pahlawan Surabaya, Senin (10/6/2019).

Baca Juga: Surabaya Uji Coba Aplikasi Perlinsos, Pendataan Bansos 15 Menit Jadi

Menurut Gubernur Khofifah, korban penyalahgunaan narkoba maupun AIDS dan HIV di Jatim harus diselamatkan secara transendental atau menonjolkan hal-hal yang bersifat kerohanian.

"Ada sesuatu yang kami harapkan secara transendental dan mohon kepada Allah SWT, mudah-mudahan anak-anak bangsa, anak-anak Jatim dijauhkan dari korban penyalahgunaan narkoba," jelasnya.

Gubernur Khofifah menambahkan, bukan suatu hal sederhana meski telah berseiring mencoba mencegah maraknya narkoba bersama polisi yang telah bergerak bersama konselor, relawan dan pihak lainnya.

Masyarakat Jatim, kata dia, harus bersih dan bebas dari korban penyalahgunaan narkoba karena kasusnya sangat kompleks sehingga perlu dilakukan penanganan dari hulu ke hilir.

Baca Juga: Surabaya Jadi Percontohan Program Indonesia - UEA Cegah Sampah Plastik ke Laut

Ia juga menyoroti peredaran pil zenith yang marak dijual di Kota Surabaya dengan harga murah, yaitu Rp 2 ribu.

Karena itulah, mantan menteri sosial ini sudah memiliki rencana turun langsung bersama Kapolrestabes Surabaya (Kombes Pol Sandi Nugroho) untuk bersama-sama melakukan langkah pemberantasan narkoba.

Tujuannya, lanjut Gubernur Khofifah, agar ke depan generasi muda di Jatim tidak semakin terjebak dalam kandungan zat adiktif narkoba yang disebabkan beberapa faktor.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Berawan

"Para korban penyalahgunaan narkoba antara lain karena frustrasi, diputus pacar, tidak dapat kerja dan lain-lain. Mereka berpikiran menggunakan zat aditif sebagai solusi, padahal semakin menambah masalah," kata gubernur perempuan pertama di Jatim ini .

Sementara, Pemprov Jatim telah memiliki program pendidikan Gratis Berkualitas (TisTas).

"Tapi penguatan sumber daya manusia dan pembangunan manusia itu akan mereduksi jika dampak dari efek narkoba tidak kita halau," tuturnya.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.