Sabtu, 20 Jun 2026 05:03 WIB

Dua Kelompok di Kota Probolinggo Terlibat Tawuran, Satu Pemuda Tewas

Kapolres Probolinggo Kota AKBP Alfian Nurrizal menginterogasi salah satu pelaku pembacokan
Kapolres Probolinggo Kota AKBP Alfian Nurrizal menginterogasi salah satu pelaku pembacokan

jatimnow.com - Terbukti membacok tetangganya hingga tewas, Syahriful Munir (18), warga Dusun Kapasan, Desa Tongas Wetan, Kecamatan Tongas, Kabupaten Probolinggo akhirnya ditangkap polisi.

Munir ditangkap setelah terbukti membunuh M.Fathur Rozi Aminullah (24), warga Dusun Krajan, Desa Tongas Wetan, Kabupaten Probolinggo dengan sebilah celurit tepat mengenai uluhati korban.

Baca Juga: Tragis! Nenek di Probolinggo Tewas Tertemper Kereta Api Blambangan Ekspres

"Korban meninggal dunia setelah dirawat akibat luka bacok," kata Kapolres Probolinggo Kota, AKBP Alfian Nurrizal, Senin (10/9/2019).

Alfian menyebut, pembacokan itu terjadi Selasa (4/9/2019) lalu pada malam takbiran di Jalan Raya Lumbang Desa Tongas, Kecamatan Tongas, Kabupaten Probolinggo. Sebelum melakukan pembacokan, pelaku bersama rekannya menggelar pesta minuman keras (miras).

"Setelah melintas di TKP, pelaku bertemu segerombolan orang yang sedang bakar ikan di malam takbiran. Pelaku saat itu bersama temannya sebanyak delapan orang dan mengendarai empat motor," jelasnya.

Barang bukti dan dua pelaku pembacokan dibeber di Mapolres Probolinggo KotaBarang bukti dan dua pelaku pembacokan dibeber di Mapolres Probolinggo Kota

Baca Juga: Siswi SD Asal Probolinggo Wakili Jatim di Ajang Duta Anak Indonesia 2026

Saat sampai di lokasi bakar ikan, pelaku dan teman-temannya membleyer-bleyer motornya yang dipasang knalpot brong. Kelompok pemuda yang sedang bakar ikan akhirnya tidak terima sehingga terjadi perkelahian.

Alfian menjelaskan, setelah perkelahian selesai, rupanya pelaku masih menyimpan dendam setelah Bahrul, saudaranya dipukuli.

"Sehingga pelaku atas nama Munir kembali ke rumahnya mengambil sebilah celurit dan mengajak temannya Aik Fauzi Purnamadani (20) untuk mendatangi lokasi perkelahian," bebernya.

Baca Juga: Terima SK, DPC PPP Kota Probolinggo Pasang Target Raih Lima Kursi DPRD

Setelah tiba di TKP, Munir langsung melayangkan celuritnya ke tubuh korban tepat di bagian uluhati. Akibat sabetan itu, korban tersungkur bersimbah darah. Meski sempat dibawa ke rumah sakit, tapi nyawa korban tidak tertolong.

"Kami tangkap kedua pelaku di wilayah Kecamatan Lekok, Pasuruan," ungkapnya.

Kedua pelaku dijerat Pasal 338, 354, 351 ayat 3 KUHP tentang pembunuhan dengan ancaman 15 tahun penjara.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.