Kamis, 18 Jun 2026 08:21 WIB

Penumpang Bus Ekonomi Tujuan Surabaya dan Jakarta Menumpuk di Ponorogo

Para penumpang bus ekonomi menumpuk di Terminal Seloaji Ponorogo
Para penumpang bus ekonomi menumpuk di Terminal Seloaji Ponorogo

jatimnow.com - Sejumlah penumpang tujuan Surabaya dan Jakarta mulai terlihat di Terminal Seloaji Ponorogo, Sabtu (8/6/2019) pagi. Bus armada arus balik yang telat datang ke terminal ini membuat para penumpang menumpuk.

Informasi yang didapat jatimnow.com di lapangan menyebut, penumpukan penumpang terjadi mulai pukul 09.00 Wib. Dan hingga pukul 15.45 Wib, para penumpang bus tujuan Surabaya maupun Jakarta itu masih berjubel menunggu kedatangan bus.

Baca Juga: Ribuan Jemaah Hadiri Tabligh Akbar Seabad Gontor

"Belum ada bus ke Surabaya. Walaupun ada, pasti berebutan dengan penumpang lain," ungkap salah satu penumpang bus, Bimo Adi Wijaya.

Ia mengaku masih menunggu bus ekonomi tiba di terminal tersebut. Menurutnya, bus ekonomi harganya miring sesuai dengan isi kantongnya.

"Bus patas masih mahal mbak. Yang patas Rp 100 ribu, kalau biasa (ekonomi) kan hanya Rp 30 ribu," jelas Bimo.

Ia berharap ada armada bus tambahan yang disediakan. Apalagi semakin sore semakin banyak perantau yang ingin kembali ke tempat perantauannya.

Baca Juga: Muscab X PPP Ponorogo, Empat Nama Mencuat Pimpin Partai

Sementara, Staff Terminal Seloaji Ponorogo, Endro Dwinoto mengatakan, penumpukan penumpang ini bukan karena jumlah armada busnya kurang. Melainkan karena banyak bus yang terjebak kemacetan di jalan.

"Kami dapat informasi armada bus menuju ke sini terjebak macet di jalan dari pemberangkatan Surabaya," papar Endro.

Selain dari Ponorogo, lanjutnya, penumpang juga berasal dari Madiun. Karena ada yang sengaja naik bus dari Madiun untuk mendapatkan kursi bus ke Surabaya.

Baca Juga: Jelang Ramadan Harga Bapokting di Ponorogo Terpantau Stabil

Menurutnya, sebenarnya Pengelola Terminal Seloaji sudah menambah armada sekitar 5 unit yang disediakan untuk tujuan Surabaya dan 10 untuk dengan tujuan Jakarta.

"Kan yang kami sediakan itu bus pariwisata. Mereka memilih menunggu yang ekonomi. Ya mau gimana lagi," pungkasnya.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.