Selasa, 16 Jun 2026 04:07 WIB

109 Orang Tewas Sepanjang Mudik Lebaran 2019, Polisi: Turun 59 Persen

Ilustrasi/jatimnow.com
Ilustrasi/jatimnow.com

jatimnow.com - Jumlah korban tewas dalam kecelakaan lalu lintas yang terjadi di seluruh Indonesia dalam arus Mudik Lebaran 2019, tercatat 109 orang. Namun angka tersebut turun 59 persen dibanding jumlah korban tewas kecelakaan pada periode yang sama tahun lalu.

Jumlah kecelakaan di seluruh Indonesia itu dicatat sejak berlangsungnya Operasi Ketupat 2019 hingga Kamis (6/6/2019) lalu.

Baca Juga: Pemotor Asal Trenggalek Tewas Usai Tabrak Bus di Tulungagung

"Jumlah korban meninggal dunia selama Ops Ketupat 2019 hingga Kamis, mencapai 109 orang atau terjadi penurunan 59 persen dari data pada tahun 2018," kata Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri, Irjen Polisi Refdi Andri, Jumat (7/6/2019) malam.

Korlantas mencatat, sejak diselenggarakannya Operasi Ketupat 2019 pada Rabu (29/5) atau H-7 hingga hari kedua Lebaran (H 2), terjadi 446 kasus kecelakaan yang mengakibatkan 109 korban meninggal dunia, 76 orang luka berat dan 515 orang mengalami luka ringan.

Refdi menyebut jumlah kecelakaan dan korban tewas serta korban luka selama Ops Ketupat 2019 hingga H 2 tersebut turun dibandingkan periode yang sama pada tahun 2018.

"Jumlah kecelakaan dalam Operasi Ketupat tahun ini turun 62 persen, jumlah korban tewas turun 59 persen, jumlah korban luka berat turun 72 persen, dan jumlah korban luka ringan turun 66 persen dibandingkan data tahun lalu," jelasnya.

Baca Juga: Pelajar Asal Bogor Tewas Terlindas Truk di Gedangan Sidoarjo

Menurutnya, penurunan angka kecelakaan lalu lintas itu salah satunya karena infrastruktur yang lebih baik saat ini.

"Faktor yang mempengaruhi turunnya angka laka lantas adalah infrastruktur yang lebih baik dibandingkan dengan tahun lalu, termasuk dengan sarana dan prasarana. Kemudian kinerja kami lebih optimal dengan semua mitra terkait. Saya merasakan dengan perencanaan yang matang menjadi hasil yang baik," tambahnya.

Selain itu, masyarakat juga dinilainya lebih baik dalam mempersiapkan diri dan kendaraannya sebelum mudik sehingga memperkecil peluang terjadinya kecelakaan.

Baca Juga: Kecelakaan Truk Vs Pickup di Tulungagung, Evakuasi Korban Berlangsung Dramatis

"Masyarakat yang melakukan pergerakan menyiapkan kendaraan yang lebih baik lagi dan yang terakhir, pengemudi lebih paham arti dari keselamatan," sambung Refdi.

Refdi juga berpesan agar masyarakat menjaga keselamatan diri saat menjalani arus balik menuju Jakarta. Ia berharap arus balik bisa berjalan aman, nyaman, tertib dan lancar.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.