Senin, 15 Jun 2026 06:06 WIB

MUI Minta Khatib Selipkan Doa Kedamaian saat Khutbah Idul Fitri

  • Penulis : LKBN Antara
  • | Selasa, 04 Jun 2019 18:04 WIB
Sekretaris Komisi Fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI), Asrorun Niam Sholeh/Foto: Istimewa
Sekretaris Komisi Fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI), Asrorun Niam Sholeh/Foto: Istimewa

jatimnow.com - Sekretaris Komisi Fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) Asrorun Niam Sholeh mengimbau Khatib Idul Fitri untuk memberikan pesan damai dan persatuan bangsa saat berkhutbah.

"Kami harapkan para khatib menyelipkan doa dalam khutbahnya, untuk kedamaian dan kemaslahatan bangsa," kata Asrorun, Selasa (4/6/2019).

Baca Juga: Puluhan Ulama di Probolinggo Jalani Pemeriksaan Kesehatan Gratis

Selain itu, diharapkan juga agar mendoakan para pemimpin bangsa terus diberi kekuatan untuk membangun bangsa serta para elitnya diberi kekuatan untuk membangun kebersamaan dan menahan diri dari perpecahan.

Menurut Asrorun, Idul Fitri merupakan momentum untuk kembali menjalin silaturahmi yang pernah terputus baik karena jarak, karena kesalahpahaman, karena pemilu dan karena sebab apapun.

"Hakekat Idul Fitri adalah kesediaan kita untuk berbagi, berbagi permaafan sebelum orang memintanya. Saling memaafkan adalah kunci untuk merajut tali silaturahmi," katanya.

Baca Juga: Mbak Vinanda Silaturahmi ke Ulama Kota Kediri di Momen Idul Fitri

Dia mengatakan, hakekat silaturahmi adalah menyambungkan tali persaudaraan yang pernah terputus karena sebab apapun.

"Kita wajib menyambung kembali untuk mewujudkan persaudaraan sejati, tanpa iri dan caci maki," tambah Asrorun.

Baca Juga: Jasa Sewa iPhone di Tulungagung Laris Manis Saat Lebaran

Ia mengajak umat Islam memperkokoh persaudaraan, baik persaudaraan sesama umat (ukhuwwah Islamiyah), persaudaraan sebangsa (ukhuwwuh wathaniyyah) maupun persaudaraan sesama manusia (ukhuwwah Insaniyah).

"Tidak ada lagi sekat yang memisahkan, terutama faktor psikologis akibat sisa-sisa pemilu. Saatnya merajut kebersamaan untuk kemaslahatan bersama. Kerugian bangsa lain yang pecah akibat konflik harus dijadikan pelajaran berharga agar kita tidak jatuh pada kondisi yang sama," tambahnya.

Editor : Arif Ardianto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.