Rabu, 17 Jun 2026 06:02 WIB

KM Gandha Nusantara Diprotes Pemilik Kapal Tradisional Gili Ketapang

kapal cepat Gandha Nusantara II
kapal cepat Gandha Nusantara II

jatimnow.com - Puluhan pemilik kapal penyebrangan tradisional warga pulau Gili Ketapang, Kecamatan Sumberasih, Kabupaten Probolinggo protes dengan hadirnya kapal cepat Gandha Nusantara II yang dikelola oleh PT Pelayaran Nasional Indonesia (PELNI).

Mereka merasa terancam dengan munculnya kapal besar yang melayani rute penyeberangan yang sama yakni Probolinggo-Gili Ketapang.

Baca Juga: Tragis! Nenek di Probolinggo Tewas Tertemper Kereta Api Blambangan Ekspres

"Itu yang menjadi alasan pemilik kapal penyebrangan tradisional menolak atas kapal cepat yang di kelola oleh pemerintah," kata salah satu pemilik kapal penyebrangan tradisional Gili Ketapang, Kusnan (32), Minggu (3/6/2019).

Kusnan mengaku, kalau kapal tradisional yang dijadikan sebagai sarana penyeberangan oleh warga, sudah menjadi mata pencaharian turun temurun. Saat ini jumlah total kapal penyeberangan tradisional mencapai 60 unit.

"Ini mata pencaharian kami, saya bersama pemilik kapal lain menolak dan keberatan jika kapal cepat di operasikan," tegasnya.

Baca Juga: Siswi SD Asal Probolinggo Wakili Jatim di Ajang Duta Anak Indonesia 2026

"Kami takut perlahan akan musnah kapal tradisional ini karena adanya kapal besi itu," jelasnya.

Sementara itu,  Kepala Desa Pulau Gili Ketapang, Suparyono mengatakan, akan dilakukan mediasi antara pemilik kapal tradisional dengan pemerintah terkait hal ini.

"Mereka khawatir tersaingi.Namun kami akan coba jelaskan kepada pemilik kapal disetiap kebijakan pasti ada pro dan kontra," ujarnya saat dihubungi.

Baca Juga: Terima SK, DPC PPP Kota Probolinggo Pasang Target Raih Lima Kursi DPRD

Sedagkan Herman Eko Yulianto, Humas Kesahbadaran Orotitas Pelabuhan (KSOP)  Probolinggo menjelaskan,  Kapal cepat tersebut tetap akan di operasikan, namun KSOP akan berusaha untuk tidak menyaingi kapal penyebrangan tradisional, dengan cara mengatur waktu penyebrangan.

"Mereka hanya takut disaingi saja, kami akan atur nantinya terkait waktu dan penyebrangannya, supaya tidak timbul perselisihan," jelasnya.

Editor : Arif Ardianto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.