Sabtu, 20 Jun 2026 13:33 WIB

Melihat Keunikan Tradisi Warga Pulau Gili Probolinggo Jelang Lebaran

Warga Gili gunakan perahu datang ke Kota Probolinggo untuk berbelanja di hari 27 Ramadan
Warga Gili gunakan perahu datang ke Kota Probolinggo untuk berbelanja di hari 27 Ramadan

jatimnow.com - Warga Pulau Gili Ketapang, Kecamatan Sumberasih, Kabupaten Probolinggo mempunyai tradisi unik pada hari ke 27 Puasa Ramadan.

Masyarakat secara bersamaan melakukan belanja bareng kebutuhan lebaran tiga hari jelang Hari Raya Idul Fitri.

Baca Juga: Tragis! Nenek di Probolinggo Tewas Tertemper Kereta Api Blambangan Ekspres

Tradisi turun temurun sejak nenek moyang di pulau tersebut yang masih bertahan hingga saat ini dikenal oleh masyarakat di sana dengan sebutan tradisi "Petolekoran".

"Karena di hari ke 27, masyarakat Gili Ketapang baru berduyun berbelanja ke pasar di Kota Probolinggo," kata Abdul Malik, salah satu warga Gili Ketapang, Sabtu (2/6/2019).

Menurutnya, tradisi atau kebiasaan belanja bersama oleh warga setempat sudah ada sejak zaman nenek moyang ketika sudah puasa mencapai 27 hari.

"Sebelumnya warga tidak berbelanja untuk kebutuhan lebaran sepeti kue, baju atau kebutuhan pokok lainnya," ujarnya.

Baca Juga: Siswi SD Asal Probolinggo Wakili Jatim di Ajang Duta Anak Indonesia 2026

Dengan mengajak seluruh sanak keluarganya, masyarakat berduyun-duyun menggunakan kapal penyeberangan tradisional datang ke Kota Probolinggo.

"Memang banyak yang berbelanja ke Kota Probolinggo. Karena pasarnya lebih dekat," jelasnya.

Sucipto, (40) salah satu warga lainnya mengaku jika tiba ke hari 27 lebaran maka warga Gili melakukan belanja lebaran secara bersama. Biaya untuk kebutuhan belanja lebaran telah dipersiapkan oleh warga sejak setahun lalu.

Baca Juga: Terima SK, DPC PPP Kota Probolinggo Pasang Target Raih Lima Kursi DPRD

"Jadi saat tiba bulan puasa tabungan sudah dicairkan oleh mereka. Memang tabungan ini khusus untuk kebutuhan lebaran. Tradisi petolekoran sudah ada sejak nenek moyang. Hari sangat ditunggu-tunggu oleh warga," katanya.

 

Editor : Sandhi Nurhartanto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.