Rabu, 17 Jun 2026 06:43 WIB

Hanya Karena Sandal Jepit Tertukar, Pria di Probolinggo Dibacok

Slamet menjalani perawatan di RSUD dr M Saleh Probolinggo
Slamet menjalani perawatan di RSUD dr M Saleh Probolinggo

jatimnow.com - Slamet, (40) warga Dusun Pelan Kerep, Desa Sumber Kare, Kacamatan Wonomerto, Probolinggo  menjadi korban pembacokan oleh tetangganya yang tidak lain saudara iparnya sendiri, Kamis (30/5/2019).

Pelaku pembacokan adalah Mat Saleh, (45). Keduanya memang sudah tidak tegur sapa sejak 3 tahun silam. Tidak berbicaranya keduanya dipicu dendam soal sandal jepit yang tertukar sejak 3 tahun lalu.

Baca Juga: Tragis! Nenek di Probolinggo Tewas Tertemper Kereta Api Blambangan Ekspres

Kapolsek Wonomerto, Probolinggo, AKP Sugianto mengatakan kronologis pembacokan tersebut terjadi pukul 13.00 Wib. Saat itu korban menebang pohon yang tidak jauh dari rumah kediamannya. Di saat bersamaan, Mat Saleh hendak pergi ke sawahnya.

"Melihat Slamet menebang pohon, pelaku berhenti sejenak dan duduk tidak jauh dari lokasi penebangan pohon tersebut, " katanya.

Setelah pohon yang ditebang Slamet tumbang, tali tampar yang dibuat penyangga untuk menebang pohon tersebut dialihkan korban, agar tidak mengenai Mat Saleh yang saat itu duduk di dekatnya.

"Waktu itu pelaku tersinggung karena tali tampar tersebut pindah. Pelaku langsung melayangkan cluritnya ke tubuh korban," ujarnya.

Baca Juga: Siswi SD Asal Probolinggo Wakili Jatim di Ajang Duta Anak Indonesia 2026

Korban mengalami luka bacok di beberapa bagian yaitu hidung, pundak kanan dan tangan kanannya. Korban kemudian dilarikan ke RSUD dr Mohammad Saleh Kota Probolinggo untuk menjalani perawatan.

Selesai membacok, pelaku sempat melarikan diri ke wilayah di Kecamatan Lumbang. Polisi yang melakukan pengejaran dapat menangkap pelaku.

"Pelaku dikenakan pasal 351 KUHP tentang penganiayaan dengan ancaman maksimal 7 tahun penjara," tukasnya.

Baca Juga: Terima SK, DPC PPP Kota Probolinggo Pasang Target Raih Lima Kursi DPRD

 

Editor : Sandhi Nurhartanto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.