Senin, 22 Jun 2026 20:43 WIB

Hore! Jalur Penghubung Trenggalek-Ponorogo Siap Dilalui Pemudik

Kapolres Trenggalek, AKBP Didit Bambang Wibowo mengecek titik rawan longsor di jalur penghubung Trenggalek-Ponorogo
Kapolres Trenggalek, AKBP Didit Bambang Wibowo mengecek titik rawan longsor di jalur penghubung Trenggalek-Ponorogo

jatimnow.com - Kapolres Trenggalek, AKBP Didit Bambang Wibowo melakukan pengecekan kesiapan jalur mudik di wilayah kerjanya, Kamis (30/5/2019). Pengecekan ini dilakukan di beberapa titik jalur mudik, terutama di titik rawan longsor KM 16, Desa Nglinggis, Kecamatan Tugu.

Jalur yang mengubungkan Kabupaten Trenggalek dan Kabupaten Ponorogo tersebut merupakan titik rawan longsor. Untuk itu, pemerintah pusat membangun tanggul penahan longsor agar bila terjadi longsor, material longsor tidak menutupi akses jalan utama.

Baca Juga: Bank Jatim Salurkan CSR ke Trenggalek Berupa Floor Projector Highlight

AKBP Didit Bambang Wibowo mengatakan, KM 16 merupakan salah satu akses penting bagi para pemudik menuju Kabupaten Ponorogo maupun kota lain di Jawa Tengah, begitu juga sebaliknya. Namun pada sisi yang lain, KM 16 memiliki kerawanan cukup tinggi. Sebab jika jalur ini tertutup longsor, pemudik harus berjalan memutar hingga sejauh 60 km.

"Jalur ini adalah satu-satunya akses dari Trenggalek menuju Ponorogo. Selain medan yang berkelok-kelok, saat musim hujan yang lalu, beberapa kali terjadi tanah longsor dan menutup total jalan," kata Didit.

Kapolres Trenggalek AKBP Didit Bambang Wibowo saat mengecek jalur mudik di titik rawan longsorKapolres Trenggalek AKBP Didit Bambang Wibowo saat mengecek jalur mudik di titik rawan longsor

Baca Juga: JLS di Tulungagung Telah Rampung Pembangunannya, Tiga Kabupaten Sudah Terhubung

Dari hasil pantuan ini, Didit menyatakan bahwa jalur tersebut siap digunakan oleh para pemudik. Jalan yang dulunya bergelombang dan tidak rata, sudah diperbaiki. Selain itu untuk menciptakan rasa aman bagi pemudik, tanggul penahan material longsor juga sudah selesai dibangun. Jika hujan deras tidak mengguyur, dipastikan jalur tersebut aman.

"Saat ini sudah dibangun tanggul penahan dan jalan juga sudah diperbaiki. InsyaAllah siap digunakan pemudik," jelasnya.

Baca Juga: Penutupan Jalan Utama Tulungagung - Trenggalek Tertunda, Ini Alasannya

Meski dinilai sudah aman untuk dilalui, Didit meminta agar para pemudik yang melintas untuk tetap waspada dan berhati-hati. Jika merasa lelah atau mengantuk, diimbau untuk beristirahat di rest area atau Pos Pengamanan (Pos Pam) Lebaran 2019 yang telah didirikan oleh kepolisian.

"Kami telah mendirikan Pos Pam Lebaran dan pos pantau di sepanjang jalur mudik yang juga berfungsi sebagai rest area. Jadi bagi para pemudik yang mungkin lelah dan mengantuk setelah perjalanan jauh, bisa berisitirahat sejenak di pos pam yang telah kami sediakan," pungkasnya.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

DPW NasDem Jatim Tunjuk Soehadi Jadi Ketua Dewan Pertimbangan NasDem Bojonegoro

Penunjukan tersebut merupakan bentuk penghargaan dan apresiasi atas dedikasi, loyalitas, serta pengabdian Mulyono selama memimpin dan membesarkan Partai NasDem di Kabupaten Bojonegoro.

Soehadi Moeljono Ditunjuk Jadi Ketua Dewan Pertimbangan NasDem Bojonegoro

Pengalaman panjang dan kontribusi Mulyono dalam membangun struktur partai di Bojonegoro masih sangat dibutuhkan.

Kenang Almarhum Rektor, UIN KHAS Jember Pakai Pita Hitam di Liga Mahasiswa

Sebuah bingkai foto almarhum Prof. Hepni juga tampak dibawa ke tengah lapangan oleh para pemain UIN KHAS.

Tak Sekadar Hiburan, Musik Miliki Peran Krusial di Berbagai Elemen Kehidupan

Musik memegang peranan krusial yang menyentuh berbagai elemen kehidupan, mulai dari aspek sosial, edukasi, hingga menjadi identitas budaya suatu bangsa.

Adela Kanasya Adies Jaga Soliditas Jaringan Relawan Surabaya

Adela Kanasya Adies menemui 1.000 relawan di Surabaya demi menjaga komunikasi politik pasca-PAW menggantikan politisi senior Adies Kadir.

Ketum PBNU Paparkan Capaian di Munas Konbes, Ini Hasilnya

Gus Yahya paparkan capaian organisasi, mulai dari tata kelola organisasi, kaderisasi terstruktur, transformasi digital, aset dan kemandirian, hingga peran kebangsaan dan global.