Senin, 22 Jun 2026 00:34 WIB

Presiden Jokowi Tidak Akan Tolerir Pengganggu Keamanan

Presiden Jokowi di istana Merdeka Jakarta/ foto antara
Presiden Jokowi di istana Merdeka Jakarta/ foto antara

jatimnow.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyatakan membuka diri kepada siapapun untuk bekerja sama membangun dan memajukan NKRI tetapi tidak akan memberikan toleransi kepada siapapun yang akan mengganggu keamanan negara terutama para perusuh.

"Saya juga tidak memberikan toleransi kepada siapapun juga yang akan mengganggu keamanan yang akan mengganggu proses demokrasi dan persatuan negara yang kita cintai ini, terutama perusuh-perusuh," kata Presiden Jokowi di Istana Merdeka Jakarta, Rabu (22/5/2019).

Baca Juga: Jokowi Titipkan Kota Kediri ke Mbak Vinanda - Gus Qowim

Ia menyebutkan pemerintah tidak akan memberikan ruang untuk perusuh-perusuh yang akan merusak NKRI.

"Tidak ada pilihan, TNI dan Polri akan menindak tegas sesuai dengan aturan hukum yang berlaku," katanya didampingi Wapres M Jusuf Kalla dan sejumlah menteri dan pejabat setingkat menteri.

Pada awal jumpa persnya, Jokowi menyebutkan pemilu adalah satu kegiatan dari perjalanan negara Indonesia yang masih panjang.

Sebagai Kepala Negara dan kepala pemerintahan ia mempunyai kewajiban untuk menjaga stabilitas politik dan keamanan.

"Dan sudah disediakan oleh konstitusi kita bahwa segala perselisihan, sengketa pemilu itu diselesaikan melalui MK," katanya.

Baca Juga: Presiden Jokowi Resmikan Smelter Freeport, Pj Gubernur: Dongkrak Ekonomi Jatim

Jokowi menghargai langkah Prabowo-Sandi yang telah membawa sengketa pilpres itu ke MK.

"Saya juga meyakini bahwa hakim di MK akan memutuskan sesuai dengan fakta-fakta yang ada, berdasarkan fakta yang ada," katanya.

Jokowi juga menyebutkan saat ini bulan Ramadan yang penuh berkah, bulan yang penuh ampunan, penuh kasih sayang untuk semua saling menghormati, saling menghargai.

Baca Juga: Presiden Joko Widodo: Ngecek Harga, Masak Pamitan Terus

"Dan kewajiban kita juga sebagai umat Islam untuk memperbanyak amal saleh, berbuat baik," katanya.

Jokowi juga menyebutkan saat ini situasi masih terkendali sehingga masyarakat tidak perlu khawatir.

"Saya mengajak, mari kita merajut kembali persatuan kita, merajut kembali persaudaraan, kerukunan kita karena Indonesia adalah rumah kita bersama," katanya.

Editor : Sandhi Nurhartanto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.