Sabtu, 20 Jun 2026 00:03 WIB

Istri di Trenggalek Dianiaya Suami Gara-gara Izin Kerja ke Luar Negeri

Tersangka (belakang) saat di Mapolres Trenggalek
Tersangka (belakang) saat di Mapolres Trenggalek

jatimnow.com - Seorang pria di Trenggalek tega menganiaya istrinya hingga babak belur. Penganiayaan ini dipicu saat sang istri meminta izin untuk bekerja di luar negeri atau TKI.

Sugeng riyadi (35) warga Desa Tumpuk, Kecamatan Tugu, Kabupaten Trenggalek ini menganiaya istrinya yang baru dinikahi selama 2 tahun.

Baca Juga: Bank Jatim Salurkan CSR ke Trenggalek Berupa Floor Projector Highlight

Kapolres Trenggalek, AKBP Didit Bambang Wibowo menerangkan, kasus kekerasan dalam rumah tangga ini berawal saat korban meminta tanda tangan pelaku, sebagai salah satu syarat bekerja di luar negeri. Korban diketahui akan bekerja menjadi Tenaga Kerja Wanita (TKW), dan harus mendapat tanda tangan persetujuan dari suami.

"Awalnya korban meminta tanda tangan ke pelaku untuk persetujuan berangkat bekerja ke luar negeri," ujarnya, Rabu (22/05/2019).

Baca Juga: JLS di Tulungagung Telah Rampung Pembangunannya, Tiga Kabupaten Sudah Terhubung

Saat bersamaan, pelaku juga meminta korban menandtangai surat perjanjian, yang berisi korban tidak akan menagih uang yang telah digunakan oleh pelaku sebelum menikah.

Korban yang merasa dirugikan menolak untuk menandatangani surat perjanjian tersebut, dan terjadilah pertengkaran yang berujung pada penganiayaan. Tidak terima diperlakukan seperti itu, korban mengadu ke Polisi.

Baca Juga: Diduga Menjadi Korban Penganiayaan, Ajudan Wakapolres Blitar Alami Hidung Patah

"Pelaku emosi karena permohonannya tidak dikabulkan oleh korban sehingga melakukan penganiayaan," imbuhnya.

Berdasar laporan dari korban, polisi mengamankan pelaku. Atas perbuatannya pelaku dijerat dengan pasal 44 ayat 1 UU no 23 tahun 2004 tentang penghapusan kekerasan dalam rumah tangga, dengan ancaman maksimal 5 tahun penjara.

Editor : Arif Ardianto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.