Senin, 15 Jun 2026 05:33 WIB

Ucapkan Selamat Pada Jokowi, MUI Kediri Minta Warga Terima Putusan KPU

Ketua MUI Kabupaten Kediri, KH Imam Sanusi
Ketua MUI Kabupaten Kediri, KH Imam Sanusi

jatimnow.com - Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Kediri, menilai proses pemilu telah berakhir bersamaan pengumuman kemenangan Joko Widodo (Jokowi)-KH Ma'ruf Amin dalam rekapitulasi yang dilakukan KPU Pusat.

MUI Kabupaten Kediri mengajak masyarakat untuk legowo menerima keputusan tersebut dan kembali beraktifitas seperti sediakala.

Baca Juga: Puluhan Ulama di Probolinggo Jalani Pemeriksaan Kesehatan Gratis

"Bersyukur kepada Allah karena proses pemilu telah berakhir setelah KPU menetapkan hasilnya. Selamat dan sukses kepada Bapak Joko Widodo dan Ma'ruf Amin yang telah terpilih sebagai presiden dan wakil presiden 2019-2024. Mudah-mudahan beliau berdua bisa melaksanakan amanah secara baik," kata Ketua MUI Kabupaten Kediri, KH Imam Sanusi, Kamis (22/5/2019).

Menurutnya, apa yang ditetapkan KPU sudah sesuai undang-undang. Oleh karena itu, ia mengimbau masyarakat untuk mengajak keluarga dan lingkungannya menerima keputusan tersebut. Sebab semua sudah berjalan sesuai undang-undang.

"Mari kita ajak semua keluarga kita, masyarakat kita untuk menerima hasil keputusan KPU. Karena itulah yang sesuai undang-undang," ujarnya.

Ia juga berharap tidak ada lagi ajakan-ajakan yang justru membuat kerugian bersama.

Baca Juga: Ponpes Al Falah Kediri Ditetapkan Tuan Rumah Munas Alim Ulama dan Konbes NU

"Jangan kita ajak masyarakat kita untuk melakukan hal-hal yang memudaratkan. Tapi sebaliknya, mari kita ajak masyarakat kita untuk menerima keputusan ini untuk melakukan hal-hal yang positif dan bermanfaat," ujarnya.

Menurutnya, kemenangan pasangan capres-cawapres 01 adalah kemenangan rakyat. Sebab, dia dipilih oleh rakyat.

"Mudah-mudahan ikhtiar kita bersamaan dengan ridho dari Allah dan inilah kemenangan rakyat," pungkasnya.

Baca Juga: Razia Gabungan di Lapas Kediri, Petugas Amankan Barang Terlarang

 

Editor : Sandhi Nurhartanto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.