Selasa, 16 Jun 2026 20:20 WIB

Terjatuh saat Kabur, 2 Jambret Remaja di Surabaya ini Diringkus

Pelaku saat di Mapolsek Rungkut
Pelaku saat di Mapolsek Rungkut

jatimnow.com - Polisi meringkus komplotan jambret spesialis tas wanita di Surabaya. Dua remaja diamankan.

Achmad Fausi (19) dan rekannya YS (16) ditangkap Unit Reskrim Polsek Rungkut lantaran melakukan pencurian dengan kekerasan di Surabaya. Kedua tersangka ini melakukan aksinya saat dini hari di bulan ramadan.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Berawan

Kapolsek Rungkut, Kompol I Gede Suartika menjelaskan, keduanya ditangkap saat melakukan pencurian terhadap korban bernama Rita Wahyudi (25) saat melintas di Jalan Kali Rungkut, Surabaya.

"Kedua pelaku melakukan aksinya pada 19 Mei 2019 sekitar pukul 04.30 Wib. Saat jalanan sepi, pelaku  melihat korban dengan membawa tas cangklong. Langsung ditarik paksa hingga jatuh," jelas Gede, Selasa (21/5/2019).

Gede mengatakan, setelah berhasil merampas tas korban, kedua pelaku kabur. Namun saat kabur, kedua pelaku jatuh dan diteriaki maling. Petugas yang berpatroli mendengar teriakan korban dan langsung menangkap kedua pelaku.

"Petugas yang berpatroli mendengar adanya teriakan maling dan akhirnya menangkap pelaku pencurian tersebut dibawa ke Mako," ujarnya.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

Dari pengakuannya, kedua pelaku ini telah melakukan aksinya sebanyak 6 kali di Surabaya. Fausi juga mengaku bahwa  telah melakukan aksinya untuk menjambret sejak putus sekolah pada tahun 2018.

"Saya sejak putus sekolah SMK tahun 2018. Mulai main (menjambret) pertama kali," akunya.

Pelaku yang berprofesi sebagai tukang parkir ini mengaku hasil dari kejahatannya digunakan untuk membayar cicilan motor serta membeli minuman keras.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

"Ya buat bayar sepeda pak matic cicilan. Juga buat minum (miras)," ujar Fausi.

Akibat perbuatannya, pelaku Fausi dikenakan Pasal 365 KUHP dengan ancaman hukuman penjara paling lama sembilan tahun. Sementara pelaku lainnya yang di bawah umur akan dilakukan pembinaan.

"Pelaku inisial YS kami akan lakukan pembinaan karena masih di bawah umur," tutupnya.

Editor : Arif Ardianto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.