Selasa, 16 Jun 2026 22:22 WIB

2 Bus Berisi 87 Penumpang Diduga Massa People Power Terhenti di Madiun

  • Penulis : Mita Kusuma
  • | Selasa, 21 Mei 2019 10:05 WIB
Dua bus yang membawa rombongan diduga massa people power diamankan Polres Madiun
Dua bus yang membawa rombongan diduga massa people power diamankan Polres Madiun

jatimnow.com - Sebanyak dua bus berisi 87 penumpang diamankan Polres Madiun di rest area tol KM 626, Kecamatan Saradan, Selasa (21/5/2019) dinihari. Puluhan penumpang tersebut diduga akan mengikuti aksi 22 Mei 2019 di Jakarta atau gerakan people power.

"Kami mengamankan bus yang diduga mengangkut penumpang ke Jakarta dalam rangka mobilisasi massa people power," kata Kapolres Madiun, AKBP Ruruh Wicaksono.

Baca Juga: Sempat Padam Tadi Malam, Pasokan Listrik Subsistem Ngimbang Kembali Aman

Kapolres Madiun AKBP Ruruh Wicaksono berbincang dengan salah satu rombonganKapolres Madiun AKBP Ruruh Wicaksono berbincang dengan salah satu rombongan

Setelah dihentikan dan dilakukan pengecekan intensif, Ruruh dan anggotanya menemukan ratusan dokumen fotokopi C1. Apalagi sang sopir bus juga mengaku bahwa para penumpang yang dibawanya tersebut bertujuan ke Jakarta.

"Jadi ada fotokopi C1 di bagasi. C1 dari Kecamatan di Kabupaten Madiun, Tulungagung dan Blitar," jelas Alumnus AKPOL tahun 2000 ini.

Baca Juga: Polres Madiun Ringkus Buron Pembunuhan Pemilik Warung di Saradan

Ratusan fotokopi C1 dari berbagai kabupaten itu, saat ini masih terus diselidiki dari mana asalnya.

Para penumpang bus yang diduga rombongan massa people powerPara penumpang bus yang diduga rombongan massa people power

"Masih pendalaman. Rata-rata mengaku tidak tahu. Apalagi dokumen C1-nya dimasukkan kardus dan dilakban," tegasnya.

Baca Juga: TNI-Polri Geledah Blok Hunian Wanita di Rutan Probolinggo

Saat ini, lanjutnya, para penumpang masih diperiksa secara intensif. Tujuan mereka ke mana, titik kumpul di mana, koordinator mereka siapa.

"Masih kami periksa. Yang jelas ada dari Madura, Probolinggo dan Surabaya," pungkasnya.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.