Senin, 15 Jun 2026 19:28 WIB

Klenteng Tri Dharma di Probolinggo Terbakar, Ibadah Waisak Ditiadakan

Kondisi Klenteng di Probolinggo habis terbakar
Kondisi Klenteng di Probolinggo habis terbakar

jatimnow.com - Kebakaran menghanguskan gedung peribadatan Tri Dharma Sumbernaga Probolinggo yang berada di Kelurahan Mangunharjo, Kecamatan Mayangan.

Struktur bangunan gedung yang dilalap api, menjadikan gedung tersebut berserakan reruntuhan puing-puing bangunan.

Baca Juga: Tragis! Nenek di Probolinggo Tewas Tertemper Kereta Api Blambangan Ekspres

Ketua Pengurus Peribadatan Tri Dharma Sumbernaga Probolinggo, Adi Susanto mengatakan saat ini tempat klenteng untuk sementara belum bisa digunakan menjalankan ibadah.

"Bahkan untuk kegiatan ibadah Waisak juga dipastikan tidak ada kegiatan. Sebab kondisinya saat ini sudah habis terbakar," katanya, Sabtu (18/5/2019).

Baca juga: 

Pihaknya akan melakukan rapat koordinasi dengan lintas pengurus soal tempat ibadah ini.
Klenteng Tri Dharma Probolinggo sendiri dibangun pada tahun 1865 dan berdiri di atas lahan 1500 meter persegi dengan memilih gedung ruang utama dan ruang gedung penunjang.

Sementara itu patung dewa Tan Hu Cin Jin menjadi pusat pemujaan pada klenteng ini masih bisa diselamatkan.

Baca Juga: Siswi SD Asal Probolinggo Wakili Jatim di Ajang Duta Anak Indonesia 2026

"Patungnya selamat dan tidak terbakar hangus," tegasnya.

Patung tuan rumah tersebut berhasil terangkat dari kebakaran di klenteng sekitar pukul 03.00 Wib setelah api mulai bisa dipadamkan oleh petugas.

Setelah dilakukan evakuasi terhadap patuh tersebut, sejumlah umat yang beribadat di klenteng tersebut langsung melakukan penyiraman dengan air bersih dengan penuh pujaan yang penuh dengan keprihatinan.

"Selepas dibilas dengan air, patung dewa langsung diselimuti kain putih yang sudah dibilas dengan air," ujar Adi.

Baca Juga: Terima SK, DPC PPP Kota Probolinggo Pasang Target Raih Lima Kursi DPRD

Patung ini kini diamankan di ruang GOR Tri Dharma yang terletak di sebelah barat klenteng dan dikumpulkan bersama patung dewa lainnya.

Adi juga mengaku bahwa ada sejumlah patung dewa yang tidak bisa terselamatkan dari patung dewa lainnya yakni, Dewa Bumi, Dewa Langit, Macan dan Kongcho kecil.

"Kebakarannya besar jadi banyak patung dewa lain yang tidak bisa diselamatkan," tukasnya.

Editor : Sandhi Nurhartanto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.