Rabu, 17 Jun 2026 05:46 WIB

Diduga Depresi, Narapidana di Rutan Trenggalek Gantung Diri

Polisi periksa lokasi narapidana bunuh diri
Polisi periksa lokasi narapidana bunuh diri

jatimnow.com - Wiji Setiawan, (31) seorang narapidana (napi) di Rutan Trenggalek ditemukan tewas gantung diri di dalam sel karantina, Selasa (14/5).

Warga Desa Penataran, Kecamatan Ngelgok, Kabupaten Blitar, diketahui tewas bersandar di kamar mandi ruang karantina Blok D nomor 15 dengan kain sarung melilit leher. Jenazah dibawa ke RSUD Dr Soedomo Trenggalek untuk divisum.

Baca Juga: Bank Jatim Salurkan CSR ke Trenggalek Berupa Floor Projector Highlight

Kasatreskrim Polres Trenggalek, AKP Sumi Andana mengatakan jika Wiji diketahui rekannya menjalankan Salat Ashar di dalam sel. Setelah itu, saksi yang hendak kembali ke sel melihat korban tersandar di tembok dengan lilitan kain sarung di lehernya.

"Saksi tersebut kemudian melaporkan kondisi korban ke petugas. Sempat dilakukan pertolongan namun korban sudah meninggal," ujarnya, Rabu (15/5/2019).

Dari hasil pemeriksaan medis, polisi memastikan korban meninggal dunia akibat gantung diri dan tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan.

Dari hasil pemeriksaan terhadap sejumlah saksi, diketahui korban sebelumnya sempat berusaha melakukan upaya bunuh diri dengan meminum cairan sabun cuci. Namun upaya tersebut berhasil di selamatkan dan korban sempat dirawat selama 3 hari.

Baca Juga: JLS di Tulungagung Telah Rampung Pembangunannya, Tiga Kabupaten Sudah Terhubung

"Pada 7 Maret lalu korban sempat berusaha bunuh diri namun gagal," ujarnya.

Dari data yang dimiliki oleh pihak rutan, korban merupakan narapidana kasus penipuan penggelapan. Korban sebelumnya menjalani hukuman di Lapas Kelas IIB Tulungagung, dan dipindahkan ke Rutan Trenggalek Januari lalu.

Dari hasil penyidikan, diduga korban sengaja bunuh diri karena mengalami depresi lantaran takut dengan napi lain karena memiliki utang piutang sejak dari Lapas Tulungagung.

Baca Juga: Penutupan Jalan Utama Tulungagung - Trenggalek Tertunda, Ini Alasannya

"Korban dipindahkan dari Lapas Tulungagung sejak Januari 2019 lalu," pungkasnya.

 

Editor : Sandhi Nurhartanto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.