Senin, 15 Jun 2026 14:05 WIB

Peredaran 1 Kg Sabu yang Diambil dari Hotel di Surabaya Digagalkan

Kasat Resnarkoba Polrestabes Surabaya Kompol Memo Ardian (kiri) menunjukkan tersangka dan barang bukti narkoba
Kasat Resnarkoba Polrestabes Surabaya Kompol Memo Ardian (kiri) menunjukkan tersangka dan barang bukti narkoba

jatimnow.com - Peredaran narkoba jenis sabu seberat 986,63 gram atau hampir satu kilogram di Surabaya, digagalkan. Selain menyita barang bukti narkoba itu, polisi juga menangkap sang kurir bernama Dolog Satriyono (49) warga Kalianak Timur, Surabaya.

Penangkapan itu dilakukan Tim Unit III Satresnarkoba Polrestabes Surabaya sekitar pukul 12.30 WIB, Kamis (25/4/2019) lalu di depan SPBU Karangpilang, Surabaya.

Baca Juga: Satresnarkoba Polres Gresik Ringkus 5 Pengedar Sabu dan Pil Koplo

Kasat Resnarkoba Polrestabes Surabaya Kompol Memo Ardian mengatakan, kurir itu disergap timnya setelah mengambil paket sabu di sebuah hotel untuk diantar ke seorang pembeli.

"Sabu itu dikemaas dalam 15 poket," kata Ardian, di Mapolrestabes Surabaya, Senin (13/5/2019).

Ardian menambahkan, dari pengakuan tersangka, sabu itu diambilnya atas suruhan dari seorang bandar berinisial RB yang saat ini sudah masuk dalam daftar pencarian orang (DPO).

"Sebelum tertangkap, tersangka mengaku mendapat intruksi dari RB melalui pesan singkat di ponselnya. Tersangka diminta mengambil bingkisan sabu di sebuah hotel," bebernya.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Berawan

Dijelaskan Ardian, RB, si penyuruh, disebut-sebut berhubungan langsung dengan jaringan bandar yang ada di dalam salah satu rumah tahanan (rutan) atau lembaga pemasyarakatan (lapas).

"Masih kami dalami keterkaitan tersangka dengan bandar-bandar di rutan," katanya.

Di depan penyidik, tersangka Dolog mengaku nekat menjadi kurir sabu lantaran kepincut dengan upah Rp 5 juta sekali pengiriman.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

"Ya bagaimana lagi Pak, saya tidak bekerja," ucap Dolog.

Dolog juga mengaku sudah mengenal RB sejak lama. Perkenalan itu dimulai saat dirinya membesuk rekannya di Rutan Medaeng.

"Saya kenal di Rutan Medaeng pada saat saya besuk teman saya yang terlibat kasus kriminal," tukasnya.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.