Kamis, 18 Jun 2026 14:12 WIB

Keluarga Petugas Pemilu yang Meninggal Tolak Wacana Pembongkaran Makam

Retno Setianingsih istri almarhum Heriawan
Retno Setianingsih istri almarhum Heriawan

jatimnow.com - Pihak keluarga Heriawan, Sekretaris Panitia Pemungutan Suara (PPS) Siwalankerto, Surabaya, mengatakan menolak dilakukan usulan outopsi terhadap jenazah almarhum.

Penolakan tersebut diungkapkan Retno Setianingsih, istri almarhum Heriawan usai menerima santunan dari Ketua Tim Kampanye Daerah (TKD) Jawa Timur untuk Jokowi-KH Ma'ruf Amin, Irjen Pol (Purn) Machfud Arifin di posko TKD Jatim Jalan Basuki Rakhmat, Surabaya, Sabtu (11/5/2019).

Baca Juga: TKD Tak Rekom Emil Dampingi Khofifah di Pilgub Jatim 2024, Tapi...

"Kami atas nama keluarga, menolak otopsi terhadap jenazah terkait adanya usulan yang mendesak usut kematian anggota Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) Pemilu 2019," kata Retno Setianingsih.

Baca juga: 

Menurut Retno Setianingsih, pembongkaran makam untuk outopsi justru akan kembali membuka luka keluarga, yang sudah mengikhlaskan atas kepergian suaminya menjadi pahlawan demokrasi.

"Saya nggak mau soalnya kasihan, jangan dibongkar lagi untuk outopsi. Biar tenang karena kita sudah ikhlas," ujar Retno warga Jalan Siwalankerto Utara, Surabaya.

Ia mengatakan, sebelum wafat suaminya memiliki riwayat sakit jantung namun masih bisa beraktivitas secara normal.

Namun pada Pemilu 17 April 2019 lalu saat dipercaya sebagai sekretaris KPPS Siwalankerto, suaminya merasa kelelahan dan kemungkinan akibat faktor kelelahan kurang istirahat dan jatuh sakit.

Baca Juga: Prabowo-Gibran Menang 1 Putaran, Khofifah: Cukup Doakan Saja

"Beberapa hari itu opname Rumah Sakit Islam (RSI) Jemursari. Menurut diagnosa dokter mengalami pembengkakan pada jantungnya dan mungkin Tuhan berkehendak lain," ujarnya.

Saat itu Retno yang didampingi putrinya menyampaikan terimakasih kepada pihak TKD Jatim yang telah memberinya santunan.

"Keluarga sudah menerima kepergian. Terimakasih kepada pihak yang telah memperhatikan dengan adanya santunan untuk keluarga," katanya.

Ketua Tim Kampanye Daerah (TKD) Jawa Timur untuk Jokowi-KH Ma'ruf Amin, Irjen Pol (Purn) Machfud Arifin mengatakan pemberian santunan merupakan bentuk kepedulian terhadap pejuang demokrasi yang rela bertugas hingga meninggal.

Baca Juga: Rekapitulasi Pilpres 2024 Rampung, Khofifah Ajak Warga Jatim Lakukan Ini

"Kita doakan mudah-mudahan beliau-beliau mendapatkan tempat yang layak di sisi Nya, dan bantuan itu merupakan kepedulian dari TKD di Jawa Timur pasca penetapan oleh KPU tadi malam," kata Machfud Arifin.

Selain pemberian santunan kepada keluarga Heriawan, juga diberikan kepada 12 keluarga KPPS lain asal Surabaya.

 

Editor : Sandhi Nurhartanto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.