Kamis, 18 Jun 2026 08:03 WIB

WN Tiongkok Diciduk saat Asyik Berduaan di Kamar Kos Perempuan

WN Tiongkok dan teman perempuannya didata di Kantor Satpol PP Kota Kediri
WN Tiongkok dan teman perempuannya didata di Kantor Satpol PP Kota Kediri

jatimnow.com - Seorang Warga Negara Tiongkok berinisial PK (24), diamankan Satpol PP Kota Kediri setelah tepergok berada di sebuah kamar kos bersama seorang wanita yang diakui sebagai istrinya.

Namun saat identitasnya diperiksa petugas, keduanya tidak dapat menunjukkan bukti pernikahan yang sah. Pasangan ini pun langsung dibawa ke Kantor Satpol PP Kota Kediri untuk didata.

Baca Juga: Ponpes Al Falah Kediri Ditetapkan Tuan Rumah Munas Alim Ulama dan Konbes NU

Kepala Bidang Ketentraman Dan Ketertiban Umum (Kabid Trantibum) Satpol PP Kota Kediri, Nur Khamid menyebut, WA Tiongkok itu juga tidak dapat menunjukkan paspor maupun KITAS.

"Karena itu, WNA asal Tiongkok itu kami serahkan ke Kantor Imigrasi Klas III Kediri," kata Nur Khamid, Sabtu (11/5/2019).

Nur Khamid menambahkan, WNA itu terjaring saat dirinya dan tim menggelar razia kos-kosan Jumat (10/5/2019) malam. WNA asal Tiongkok itu kedapatan berada di kamar bersama R (28), warga Kecamatan Penjaringan, Jakarta Utara.

Baca Juga: Razia Gabungan di Lapas Kediri, Petugas Amankan Barang Terlarang

Saat diperiksa, R mengaku sebagai istri PK. Namun pengakuan R dibantah oleh PK dan menyebut bahwa R hanyalah salah satu karyawannya.

"Mereka kemudian kita bawa ke kantor untuk dilakukan pemeriksaan dan pendataan," terang Nur Khamid.

Saat diperiksa, WNA kelahiran Guang Xi, salah satu daerah otonomi di Republik Rakyat Tiongkok itu hanya bisa menunjukkan SIM A Nasional dengan alamat Kedungdoro, Surabaya.

Baca Juga: Khofifah Komitmen Jatim Garda Terdepan Penguatan Industri Gula Nasional

Sementara, Kepala Kantor Imigrasi Klas III Kediri, Rakha Sukma Purnama mengaku, pihaknya masih melakukan penyelidikan secara intensif terhadap WNA itu. Rakha juga enggan berkomentar lebih lanjut saat ditanya penyelidikan macam apa yang dilakukannya. Meski begitu, Rakha mengaku telah mengamankan WNA itu untuk dilakukan pemeriksaan dokumen Keimigrasiannya.

"Yang bersangkutan telah kita amankan dan dibawa ke kantor Imigrasi Kelas III Kediri untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut mengenai dokumen keimigrasian," tambahnya.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.