Sabtu, 20 Jun 2026 08:21 WIB

Mengenal Dawet Jabung, Minuman Takjil Turun Temurun di Ponorogo

Dawet jabung, minuman takjil turun temurun di Ponorogo
Dawet jabung, minuman takjil turun temurun di Ponorogo

jatimnow.com - Dari sekian banyak menu takjil dan berbuka puasa di Ponorogo, ada satu menu takjil yang cukup menarik perhatian pemburu takjil. Menu takjil itu bernama es dawet jabung yang berada di Desa Jabung, Kecamatan Mlarak.

Bagi warga di luar Ponorogo, tempat penjualan dawet jabung hanya 10 km dari pusat kota reog atau sekitar 10 menit perjalanan menggunakan motor ataupun mobil.

Baca Juga: Ribuan Jemaah Hadiri Tabligh Akbar Seabad Gontor

Seperi namanya, sepanjang jalan di Desa Jabung dipenuhi warga yang menjual es dawet tersebut. Apalagi saat bulan ramadan seperti ini, dawet jabung menjadi primadona untuk takjil saat waktu buka puasa telah tiba.

Dawet ini sangat segar saat diminum, sebab dawet jabung menggunakan bahan alami. Selain itu, dawet ini menggunakan resep turun temurun dengan rasa gurih dan manis.

Baca Juga: Muscab X PPP Ponorogo, Empat Nama Mencuat Pimpin Partai

Sepintas, es dawet jabung nyaris sama dengan es dawet gempol, yaitu berisi cendol, santan, es batu, gempol dan tape hitam. Hanya saja, yang membedakan es dawet jabung dicampur ketan hitam dengan gula kelapa.

"Rasanya lebih gurih, gulanya alami dari gula kelapa," ungkap salah satu pedagang dawet jabung, Sumini, Jumat (10/5/2019).

Setiap puasa ramadan tiba, Sumini mengaku selalu kebanjiran pembeli dan pesanan.

Baca Juga: Jelang Ramadan Harga Bapokting di Ponorogo Terpantau Stabil

"Ya, sehari bisa 100 bungkus," ujarnya.

Tak perlu khawatir, harga es dawet jabung khas Ponorogo ini harganya cukup terjangkau, yaitu Rp 2.500,' setiap porsinya.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.