Kamis, 18 Jun 2026 08:15 WIB

Ini Skenario Polisi untuk Pilot Lion Air Penganiaya Karyawan Hotel

Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Frans Barung Mangera
Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Frans Barung Mangera

jatimnow.com - Kasus dugaan penganiayaan yang dilakukan AGS, Pilot Lion Air terhadap AR, karyawan La Lisa Hotel, Surabaya juga masih belum ada kemajuan berarti meski kasus itu diambil alih Polda Jatim dari Polrestabes Surabaya.

Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Frans Barung Mangera bahkan menyebut bahwa Polda Jatim baru akan mengumpulkan berkas administrasi kasus itu pada Kamis (9/5/2019) serta memanggil AGS untuk diperiksa pada Jumat (10/5/2019).

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Berawan

"Mulai besok administrasinya akan kita urus, lusa akan kita panggil yang bersangkutan. Akan kita tingkatkan, tidak menutup kemungkinan kita akan menjadikan tersangka dalam waktu dekat," kata Barung di Mapolda Jatim, Rabu (8/5/2019).

Menurut Barung, meski belum menetapkan AGS sebagai tersangka, Polda Jatim bahkan sudah menyiapkan skenario penahanan terhadap AGS.

Baca juga:  Kasus Pilot Lion Air Aniaya Karyawan Hotel Diambil Alih Polda Jatim

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

"Tidak menutup kemungkinan akan dilakukan penahanan, karena ini adalah pasal pengecualian. Dan kami yakin, kasus ini akan kita jadikan tersangka nanti. Mau kita tahan langsung, ini perintah dari Wakapolda (Jatim)," jelasnya.

Rencana penetapan tersangka dan penahanan terhadap AGS itu, lanjut Barung, berdasarkan hasil visum korban yang menunjukkan adanya unsur penganiayaan secara signifikan.

"Bisa kita lakukan penahanan karena dari hasil visum itu bisa dikatakan penganiayaan ringan atau berat," tambahnya.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

Sebelumnya, Barung menyebut kasus tersebut diambil alih Polda Jatim lantaran sudah menjadi perhatian publik dan untuk menghindari adanya intervensi terhadap berjalannya kasus tersebut.

"Ada instruksi khusus untuk kita lakukan penegakan hukum yang sesuai dengan apa yang terjadi di TKP, yaitu ada empat kali pemukulan. Kita tidak ingin adanya intervensi yang terlalu besar pada kesatuan lain, tidak ada intervensi dan ini adalah penekanan kepada pimpinan," ungkapnya.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.