LAPAN Beberkan Fakta Baru Fenomena Meteor Jatuh di Probolinggo
- Penulis : Moch Rois
- | Selasa, 07 Mei 2019 15:56 WIB
jatimnow.com - Kepala Kantor Penerbangan dan Antariksa (LAPAN) Pasuruan menyebut bahwa fenomena hujan meteor Eta Aquarids bisa dilihat dari langit di Indonesia. Fenomena Eta Aquarids terjadi di penjuru bumi belahan selatan.
"Kalau fenomenanya memang valid. Di beberapa daerah juga ada yg melihat. Tapi cuma sebentar," kata Kepala LAPAN Pasuruan, Dian Yudha Risdianto.
Baca Juga: Tragis! Nenek di Probolinggo Tewas Tertemper Kereta Api Blambangan Ekspres
Ia meneruskan, Meteor Eta Aquarids merupakan meteor dari Rasi Bintang Aquarius. Sedangkan Eta adalah nama bintang yang paling cerah di rasi bintang tersebut.
"Sebenarnya, Meteor Eta Aquarids sudah tampak mulai, dari tanggal 29 April hingga 28 mei 2019. Puncaknya adalah 6-7 Mei 2019 sekarang ini," katanya.
Dian menuturkan, fenomena ini mengingatkan tentang pentingnya pendidikan seputar antariksa, khususnya astronomi yang sangat dibutuhkan oleh masyarakat.
Baca Juga: Siswi SD Asal Probolinggo Wakili Jatim di Ajang Duta Anak Indonesia 2026
"Dengan jumlah komunitas astronomi terbesar di Indonesia, diharapkan terwujudnya planetarium Jawa Timur, untuk memperluas penyebaran pendidikan antariksa khususnya astronomi," pungkasnya.
Sementara itu, Dian memastikan video yang beredar dan sempat menghebohkan tidak di Indonesia melainkan di Boenos Aires, Argentina, seusai yang diupload oleh akun Instagram @skytravelcr, tertanggal posting 22 April 2019.
Baca Juga: Terima SK, DPC PPP Kota Probolinggo Pasang Target Raih Lima Kursi DPRD
"Setelah kami cek ulang, ternyata video itu bukan dari Probolinggo. Tapi dari luar negri," jelas Dian.
Meskipun begitu, Dian memastikan jika fenomena hujan meteor Eta Aquarids memang terjadi di bumi belahan selatan, termasuk bisa dilihat dari langit di Indonesia.
Editor : Arif ArdiantoURL : https://jatimnow.id/baca-15657-lapan-beberkan-fakta-baru-fenomena-meteor-jatuh-di-probolinggo