Sabtu, 20 Jun 2026 11:11 WIB

Benda Bercahaya Bikin Geger Probolinggo, LAPAN: Meteor Eta Aquarids

  • Penulis : Moch Rois
  • | Senin, 06 Mei 2019 16:57 WIB
Benda bercahaya yang menggemparkan warga di Probolinggo
Benda bercahaya yang menggemparkan warga di Probolinggo

jatimnow.com - Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN) Pasuruan memastikan jika benda jatuh dari langit di Probolinggo adalah meteor.

Benda mirip bola tersebut bercahaya terang dan melintas di langit menggegerkan masyarakat, Minggu (5/5) petang sekitar pukul 19.30 Wib.

Baca Juga: Tragis! Nenek di Probolinggo Tewas Tertemper Kereta Api Blambangan Ekspres

"Iya, itu Meteor Eta Aquarids," jelas Kepala LAPAN Pasuruan, Dian Yudha Rusdhianto, Senin (6/5/2019).

Ia meneruskan, Meteor Eta Aquarids merupakan meteor dari Rasi Bintang Aquarius. Sedangkan Eta adalah nama bintang yang paling cerah di rasi bintang tersebut.

"Sebenarnya, Meteor Eta Aquarids sudah tampak mulai, dari tanggal 29 April hingga 28 mei 2019. Puncaknya adalah 6-7 Mei 2019 sekarang ini," katanya.

Baca jugaBenda Bercahaya Mirip Meteor Bikin Geger Warga di Probolinggo

Ditambahkannya, untuk langit wilayah Jakarta, warga dapat menikmati, Selasa (7/5) pukul 02:00 Wib hingga 06:00 Wib. Meteor Eta Aquarids dapat dinikmati dari ketinggian 8 derajat hingga 67 derajat.

Baca Juga: Siswi SD Asal Probolinggo Wakili Jatim di Ajang Duta Anak Indonesia 2026

Dan untuk mengamatinya, masyarakat tidak memerlukan alat bantu seperti misalnya teleskop atau binokuler.

"Kita hanya perlu langit yang cerah, tanpa mendung dan jauh dari polusi cahaya kota," ujarnya.

Untuk wilayah bumi belahan selatan juga bisa melihat fenomena ini. Lantaran Meteor Eta Aquarids adalah salah satu dari sedikit hujan meteor besar dengan pancaran yang paling jelas.

Baca Juga: Terima SK, DPC PPP Kota Probolinggo Pasang Target Raih Lima Kursi DPRD

"Kalau kemungkinan meteor ini sampai jatuh ke tanah, Insya Allah tidak akan terjadi," pungkasnya.

 

Editor : Sandhi Nurhartanto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.