Rabu, 17 Jun 2026 18:06 WIB

Pilot Lion Air Penganiaya Karyawan La Lisa Hotel Terancam Dipecat

Capture rekaman CCTV aksi penganiayaan yang dilakukan Pilot Lion Air di La Lisa Hotel Surabaya yang beredar
Capture rekaman CCTV aksi penganiayaan yang dilakukan Pilot Lion Air di La Lisa Hotel Surabaya yang beredar

jatimnow.com - Manajemen Lion Air telah memutuskan tidak memberikan izin tugas terbang (grounded) kepada AG atau AGS, terduga penganiaya AR, karyawan La Lisa Hotel, Surabaya. Selain itu, Lion Air juga menyiapkan langkah tegas pemberhentian terhadap salah satu pilotnya itu.

"Grounded itu kami putuskan hingga proses penyelidikan selesai sesuai dengan aturan perusahaan," kata Corporate Communications Strategic Management Office Lion Air Tower, Danang Mandala Prihantoro dalam rilis tertulis yang diterima jatimnow.com, Jumat (3/5/2019).

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Berawan

Danang menambahkan, Lion Air juga telah menyiapkan sanksi tegas bila AGS terbukti bersalah dalam kasus tersebut.

"Jika penyelidikan selesai dan hasil menyatakan AG bersalah, maka Lion Air akan memberikan sanksi tegas dengan memberhentikan dari perusahaan," tegas Danang.

Sebab, lanjut Danang, Lion Air sangat patuh menerapkan dan mengutamakan budaya kedisiplinan di semua lini, termasuk perilaku ataupun etika karyawan. Kebijakan ini dalam rangka mengedepankan faktor keselamatan dan keamanan penerbangan (safety first).

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

Setelah dilaporkan AR ke Polrestabes Surabaya, status AGS hingga Sabtu (4/5/2019) masih sebagai saksi terlapor. Penyidik baru menjadwalkan pemeriksaan terhadap AGS pada 16 Mei 2019.

"Status terlapor masih saksi. Karena pemeriksaan terhadap yang bersangkutan, baru kita jadwal 16 Mei nanti," terang Wakapolrestabes Surabaya, AKBP Leonardus Simarmata.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

Kendati begitu, lanjut Leo, kasus tersebut sudah masuk tahap penyidikan. Itu menyusul dua alat bukti yang sudah dikantongi Penyidik Unit Jatanras Satreskrim Polrestabes Surabaya, yaitu rekaman CCTV dan hasil visum korban.

"Alat bukti itu nanti akan kita cocokkan dengan keterangan saksi-saksi dan ahli," ungkap Leo.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.