Kamis, 18 Jun 2026 02:13 WIB

Barisan Gus Sholah Bersatu Gelar Doa Bersama untuk Persatuan Bangsa

 Barisan Gus dan Santri gelar tumpengan dan doa bersama untuk persatuan bangsa
Barisan Gus dan Santri gelar tumpengan dan doa bersama untuk persatuan bangsa

jatimnow.com - Relawan dari kalangan santri dan gus yang tergabung dalam Barisan Gus dan Santri (Baguss Bersatu) menggelar tumpengan dan doa bersama untuk persatuan bangsa, Senin (29/4/2019).

Mereka memanjatkan doa bersama agar bangsa Indonesia mengalihkan energi dari politik ke ibadah seiring Ramadan yang kian dekat.

Baca Juga: Hasto Tegaskan PDI Perjuangan Bukan Partai Kemarin Sore, Sindir Demokrat?

Koordinator Baguss Bersatu, Irfan Wahid, memimpin acara syukuran tersebut. Para gus dan santri sepakat untuk tidak lagi larut dalam perdebatan pasca pilpres.

"Tenaga kita akan terkuras habis di sana. Karena perdebatan itu tak akan pernah selesai. Sebaiknya kita semua menunggu hasil resmi dari KPU, sembari itu kita siapkan jiwa dan raga kita untuk menyambut Ramadan," kata Gus Ipang, panggilan akrab Irfan Wahid.

Baguss Bersatu sendiri adalah manifestasi dari Barisan Gus Sholah (Baguss) yang selama ini menjadi representasi sikap dan pemikiran pengasuh Ponpes Tebuireng KH Sholahuddin Wahid (Gus Sholah).

Gus Ipang menambahkan, bulan Ramadan semestinya disambut dengan hati yang sejuk. Segala macam rivalitas politik yang tidak sehat dan menimbulkan perpecahan seyogianya diakhiri.

"Apalagi, Allah di Surat Ali Imran memerintahkan kepada kita untuk tidak tercerai-berai. Karena bermusuh-musuhan adalah sifat jahiliyah," kata putra Gus Sholah tersebut.

Baca Juga: Video: Pesan Mahfud MD untuk Jokowi-Prabowo

Acara tumpengan tersebut diikuti puluhan gus dan santri dari Lamongan, Malang, Gresik, Jombang, dan beberapa kabupaten di Pulau Madura. Mereka mengakui, di kalangan bawah masih ada percikan dan gesekan antar masyarakat pasca pilpres.

Namun, intensitas dan frekuensi sudah jauh menurun dibanding saat sebelum pencoblosan dilakukan. Secara umum, para gus dan santri mengakui, baik dari pendukung 01 atau 02, tensi sudah banyak mereda. Mereka kembali beraktivitas seperti biasa pasca pencoblosan digelar.

"Islah ini harus terus kita suarakan di mana-mana. Capek kalau negeri ini seperti ini terus. Sudah tak ada lagi 01, tak ada lagi 02. Yang ada adalah persatuan Indonesia. Ayo sekarang kita rajut kembali tali ukhuwah Islamiyah yang dalam beberapa tahun ini sudah sangat memprihatinkan," kata Gus Ipang yang merupakan cicit pendiri NU KH Hasyim Asyari.

Baca Juga: Mahfud MD Minta Jokowi-Prabowo Segera Rekonsiliasi

 

 

Editor : Sandhi Nurhartanto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.