Kamis, 18 Jun 2026 03:28 WIB

Soetrisno Bachir Ajak Santri di Probolinggo untuk Jadi Pengusaha

Soetrisno Bachir, di Ponpes Zainul Hasan Genggong Probolinggo
Soetrisno Bachir, di Ponpes Zainul Hasan Genggong Probolinggo

jatimnow.com - Ketua Komite Ekonomi dan Industri Nasional (KEIN) Republik Indonesia, Soetrisno Bachir, mengajak santri Pondok Pesantren Zainul Hasan Genggong Kecamatan Pajarakan, Kabupaten Probolinggo, menjadi pengusaha atau entreprenuer hadapi revolusi industri 4.0.

"Masa depan bangsa ini berada di tangan kita bersama terutama bagi kalangan santri di pondok pesantren," katanya, Minggu (28/4/2019).

Baca Juga: Tragis! Nenek di Probolinggo Tewas Tertemper Kereta Api Blambangan Ekspres

Dengan menjadi pengusaha, santri dapat membuka lapangan kerja dan mengelola sumber daya alam (SDA) yang ada di Indonesia.

Adanya sinergitas pemerintah dengan pesantren, Soetrisno meyakini akan memberikan dampak positif terhadap perkembangan ekonomi nasional.

"Jika hal ini bisa dilakukan maka akan bisa meningkatkan ekonomi 7-8 persen secara nasional," ujarnya.

Menurutnya, di Indonesia jumlah pesantren mencapai ribuan. Dengan adanya sinergitas antara pondok pesantren dan pemerintah maka ekonomi Indonesia akan lebih maju.

"Kita akan follow up semua kegiatan ini untuk bisa diwujudkan secara nyata," imbuhnya.

Pengasuh Pondok Pesantren Zainul Hasan Genggong Probolinggo, Kiai Mutawakkil Alallah mengatakan pesantren banyak melakukan pengembangan ekonomi masyarakat dan santri.

Baca Juga: Siswi SD Asal Probolinggo Wakili Jatim di Ajang Duta Anak Indonesia 2026

Ia mencontohkan, seperti usaha peternakan sapi perah di wilayah Kecamatan Krucil, usaha pertanian serta sejumlah usaha lainnya.

"Hal ini bisa membangkitkan ekonomi santri pondok pesantren," katanya.

Kiai Mutawakkil juga menyebutkan, pemerintah kedepannya harus bisa lebih serius lagi dalam mengelola ekonomi masyarakat terutama ekonomi masyarakat pinggiran.

Pertama, pemerintah harus bisa meningkatkan ekonomi masyarakat desa dengan mendorong majunya pertanian dan ketahanan pangan di kalangan mereka.

Baca Juga: Terima SK, DPC PPP Kota Probolinggo Pasang Target Raih Lima Kursi DPRD

Kedua peningkatan ekonomi masyarakat pesisir dengan memaksimalkan potensi laut dan perikanan. Sedangkan yang paling akhinya yakni mengembangkan industri ritel atau ekonomi kreatif masyarakat.

"Kami sebagai pesantren siap dalam membantu pemerintah dalam upaya peningkatan ekonomi umat atau kerakyatan," tukasnya.

 

Editor : Sandhi Nurhartanto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.