Senin, 22 Jun 2026 06:07 WIB

Anak Tukang Bersih-bersih Balai Desa Lulus Cumlaude 3,5 Tahun

Anan Pepe Abseno dan keluarga/ foto istimewa
Anan Pepe Abseno dan keluarga/ foto istimewa

jatimnow.com - Hidup dalam keterbatasan ekonomi tidak menghalangi Anan Pepe Abseno (21), mahasiswa S1 Teknik Komputer Stikom Surabaya, untuk berprestasi.

Ia membutuhkan waktu 3,5 tahun untuk menyelesaikan kuliahnya dan menyabet gelar cumlaude pada Wisuda ke-43 Stikom Surabaya, Sabtu (27/4). Putra asal Mojokerto ini lulus dengan menggondol sertifikasi internasional MikroTik Certified Network Administrator (MTCNA).

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Berawan

Pekerjaan sang ayah yang hanya seorang petani dan ibu yang menjadi tukang bersih-bersih balai desa, membuat Anan semakin bersemangat untuk raih masa depan. Sejak duduk di bangku Sekolah Menengah Kejuruan (SMK), putra dari Bapak Karmadi, (45) dan Ibu Mamik Winarsih (41) ini sudah mengukir prestasi.

Ia pernah menjadi juara II dalam lomba Robotik tingkat Jawa Timur saat bersekolah. Selama 3 tahun berturut-turut, ia menjadi anggota andalan tim robot Stikom Surabaya yang melaju ke Kontes Robot Indonesia (KRI) dan berhasil maju sampai babak perempat final tingkat nasional pada tahun 2017 lalu.

Tidak hanya cerdas dalam bidang akademik, Anan juga gemilang dalam bidang bermusik dan bernyanyi. Di tahun 2016, Anan berhasil menyabet dua piala, yaitu juara II tingkat Jawa Timur Lomba Akustik Unair dan juara III tingkat Jawa Timur dalam Lomba Akustik Graha Fairground.

"‌Alasan saya ingin mempunyai banyak prestasi adalah yang paling utama karena orang tua. Saya ingin membuat mereka bangga dan juga ingin mengangkat derajat keluarga. Saya berharap dengan cara ini saya mampu melanjutkan pendidikan tanpa membebani kedua orang tua saya, dimana kondisi ekonomi kami bisa dibilang pas pasan," kata Anan.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

Jebolan Stikom Surabaya dengan predikat 'Dengan Pujian' ini tidak hanya mendorong dirinya untuk berprestasi, tapi berusaha untuk menjadikan dirinya pribadi yang bermanfaat bagi orang lain.

"Ibu pernah berpesan bahwa kalau saya menjadi orang yang sukses, saya harus membantu orang-orang yang membutuhkan bantuan. Kalau perlu saya yang harus menawarkan bantuan. Motivasi ini yang selalu terngiang di benak saya untuk menjadikan saya pribadi yang lebih baik," ujarnya.

Kata-kata Ibu tidak hanya diingat oleh Anan, namun ia juga mengimplementasikan petuah tersebut dalam kehidupan sehari-harinya. Ditengah segala kesibukkan dan aktivitas kuliahnya, sulung dari dua bersaudara ini masih mampu memberikan les privat robot untuk anak SMP.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

Anan juga menjadi trainer penelitian belia untuk anak SMA. Program ini diselenggarakan oleh Dinas Pendidikan Surabaya tahun 2018.

 

Editor : Sandhi Nurhartanto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.