Senin, 15 Jun 2026 11:05 WIB

Mendagri Tjahjo Kumolo: KPU Bukan Alat Pemerintah

Mendagri Tjahjo Kumolo (tengah) bersama Gubernur Khofifah dan Bupati Anas di Banyuwangi
Mendagri Tjahjo Kumolo (tengah) bersama Gubernur Khofifah dan Bupati Anas di Banyuwangi

jatimnow.com - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo melakukan kunjungan kerja sekaligus menghadiri peringatan Hari Otonomi Daerah di Banyuwangi, Kamis (25/4/2019). Dalam kesempatan ini, Mendgari menyikapi pelaksanaan Pemilihan Umum (Pemilu) 2019.

Menurut Tjahjo, Pemilu 2019 serentak yang dilaksanakan Komisi Pemilihan Umum (KPU) diakui masyarakat dunia sebagai pesta demokrasi terbesar dan terbaik sedunia.

Baca Juga: DPRD Jember Segera Jadwalkan Paripurna Penetapan Bupati Terpilih

"Ya, masyarakat dunia dan Indonesia mengakui Pilpres 2019 terbesar dan terbaik di dunia, aman dan tingkat partisipasinya cukup tinggi," kata Mendagri Tjahjo Kumolo kepada wartawan, usai meresmikan "Pasar Pelayanan Rakyat Kecamatan Genteng", di Pasar Desa Genteng Kulon, Kecamatan Genteng, Banyuwangi.

Mendagri Tjahjo juga meminta pasangan calon presiden dan wakil presiden yang berkompetisi dalam Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019, untuk tidak saling klaim kemenangan. Semua pihak diharapkan bisa menahan diri dan menunggu hasil perhitungan resmi yang dilakukan KPU.

Baca Juga: 2 Kades di Ponorogo Pilih Mundur Demi Daftar Caleg

"Karena KPU sesuai undang-undang diberi mandat melaksanakan pemilu secara aware, jurdil, demokratis," jelasnya.

"Yakinkan bahwa KPU bukan alatnya pemerintah. KPU itu mandiri, nasional, independen, obyektif. Dia bekerja dengan baik dan maksimal," tegasnya.

Baca Juga: Hasto Tegaskan PDI Perjuangan Bukan Partai Kemarin Sore, Sindir Demokrat?

Mewakili pemerintah, Mendagri Tjahjo juga menyampaikan belasungkawa yang dalam atas meninggalnya para petugas Pemilu 2019 yang tersebar di seluruh Indonesia.

"Pemerintah menyampaikan belasungkawa. Dan Pak Presiden sudah memerintahkan Menteri Keuangan berkordinasi dengan KPU untuk memberikan santunan," terangnya.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.