Minggu, 21 Jun 2026 03:16 WIB

Bersihkan Sampah di Pantai Mutiara Trenggalek, Penyelam TNI Dilibatkan

Plt Bupati Trenggalek, Muhammad Nur Arifin memimpin bersih-bersih sampah di Pantai Mutiara
Plt Bupati Trenggalek, Muhammad Nur Arifin memimpin bersih-bersih sampah di Pantai Mutiara

jatimnow.com - Plt Bupati Trenggalek, Muhammad Nur Arifin atau Cak Ipin mengikuti peringatan Hari Bumi yang digelar di Pantai Mutiara, Desa Tasikmadu, Kecamatan Watulimo. Dalam acara itu, Cak Ipin mengajak seluruh yang hadir membersihkan sampah di sepanjang pantai bahkan di laut lepas.

Selain Cak Ipin, sejumlah pejabat seperti Kapolres Trenggalek, AKBP Didit Bambang Wibowo dan Komandan Lantamal V Surabaya Laksamana Pertama TNI Edwin juga tampak hadir dan ikut memungut sampah di pantai tersebut.

Baca Juga: Bank Jatim Salurkan CSR ke Trenggalek Berupa Floor Projector Highlight

Kegiatan bertajuk 'Satu Aksi Selamatkan Laut Indonesia' yang digagas Cak Ipin itu diisi dengan bersih-bersih sampah di pantai dan di lautan. Tim Penyelam Lantamal V melakukan penyelaman ke dalam laut untuk membersihkam sampah plastik yang berada di bagian dasar laut. Penyelaman ini juga bertujuan memetakan lokasi yang cocok untuk konservasi terumbu karang.

"Kita harus selalu menjaga kebersihan di wilayah pantai terutama dari sampah plastik," kata Cak Ipin, Rabu (24/4/2019).

Baca Juga: JLS di Tulungagung Telah Rampung Pembangunannya, Tiga Kabupaten Sudah Terhubung

Menurut Cak Ipin, pesisir selatan Trenggalek sudah dianugerahi pantai yang indah. Kondisi ini harus tetap dijaga dan dirawat agar jumlah kunjungan wisatawan bisa terus meningkat. Menurutnya, konsep ekonomi dan ekologi harus bisa berjalan seimbang, sehingga selain warga mendapatkan keuntungan secara ekonomi, lingkungan juga tetap terawat.

"Ini merupakan salah satu langkah mewujudkan hal tersebut," tegasnya.

Baca Juga: Penutupan Jalan Utama Tulungagung - Trenggalek Tertunda, Ini Alasannya

Sementara itu, Kapolres Trenggalek, AKBP Didit Bambang Wibowo mengaku sangat mendukung kegiatan tersebut. Menurutnya, warga tiga kecamatan yaitu Watulimo, Munjungan dan Panggul yang masuk wilayah pesisir rata-rata memiliki mata pencaharian sebagai nelayan.

"Cara paling mudah adalah dengan tidak membuang sampah sembarangan di area pantai maupun laut. Tidak melakukan hal-hal yang dapat merusak habitat laut seperti bom ikan atau bondet, pukat harimau karena dapat merusak ekosistem dan terumbu karang," jelasnya.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.