Selasa, 23 Jun 2026 02:02 WIB

Posisi Golok Disebut Pengaruhi Jeratan Hukum Pelaku Mutilasi Penari

  • Penulis : CF Glorian
  • | Rabu, 24 Apr 2019 17:38 WIB
Salah satu adegan rekonstruksi pembunuhan penari
Salah satu adegan rekonstruksi pembunuhan penari

jatimnow.com - Polisi berencana menjerat dua pelaku pembunuhan mutilasi penari asal Kediri dengan tiga pasal berlapis.

Kasubdit Jatanras III Ditreskrimum Polda Jatim, AKBP Leonard Sinambela mengatakan, tiga pasal itu diantaranya pembunuhan berencana, pasal pembunuhan dan Pasal perampokan atau pencurian disertai kekerasan.

Baca Juga: Ketum PBNU Paparkan Capaian di Munas Konbes, Ini Hasilnya

"Kita menerapkan tiga pasal. Yang pertama pembunuhan berencana subsider pembunuhan dan pasal pencurian disertai kekerasan yang menyebabkan meninggalnya korban," terang Leo.

Mantan Kasatreskrim Polrestabes Surabaya itu menjelaskan, perampokan yang menyebabkan nyawa korbannya hilang itu dibuktikan dengan sejumlah dan handphone milik Budi Hartanto dibawa oleh kedua pelaku.

Baca Juga: Ziarah ke Makam Bung Karno, Kapolri Listyo Sigit Serap Nilai Kepemimpinan Bangsa

Sementara pasal pembunuhan berencana itu diterapkan melalui beberapa pertimbangan diantaranya ajakan pelaku kepada korban untuk datang ke lokasi pembunuhan, serta keberadaan parang yang dipakai untuk menghabisi nyawa korban.

"Kalau berdasarkan keterangannya (Aris), korban kan diajak melalui WA yang sudah dihapus. Termasuk keberadaan golok. Apakah itu sengaja ditaruh disitu? Kalau memang dipakai untuk menebang pohon dibelakang warung, kenapa posisinya harus disitu? Nah ini yang harus didalami oleh penyidik," terangnya.

Baca Juga: Munas-Konbes NU Dibuka Malam Ini, Presiden Prabowo Hadir Saat Penutupan

Leo menambahkan, polisi juga sedang mendalami alasan para pelaku memilih untuk memutilasi kepala Budi. Ada dua kemungkinan yang terjadi yakni karena sengaja menghilangkan barang bukti maupun kepala korban tak muat bila dimasukkan ke dalam koper.

"Itu juga bisa. Berdasarkan pengalaman, itu cara-cara untuk menghilangkan jejak dalam artian biar sulit diungkap siapa sih ini korban," jelasnya.

Editor : Arif Ardianto
Berita Terbaru

DPW NasDem Jatim Tunjuk Soehadi Jadi Ketua Dewan Pertimbangan NasDem Bojonegoro

Penunjukan tersebut merupakan bentuk penghargaan dan apresiasi atas dedikasi, loyalitas, serta pengabdian Mulyono selama memimpin dan membesarkan Partai NasDem di Kabupaten Bojonegoro.

Soehadi Moeljono Ditunjuk Jadi Ketua Dewan Pertimbangan NasDem Bojonegoro

Pengalaman panjang dan kontribusi Mulyono dalam membangun struktur partai di Bojonegoro masih sangat dibutuhkan.

Kenang Almarhum Rektor, UIN KHAS Jember Pakai Pita Hitam di Liga Mahasiswa

Sebuah bingkai foto almarhum Prof. Hepni juga tampak dibawa ke tengah lapangan oleh para pemain UIN KHAS.

Tak Sekadar Hiburan, Musik Miliki Peran Krusial di Berbagai Elemen Kehidupan

Musik memegang peranan krusial yang menyentuh berbagai elemen kehidupan, mulai dari aspek sosial, edukasi, hingga menjadi identitas budaya suatu bangsa.

Adela Kanasya Adies Jaga Soliditas Jaringan Relawan Surabaya

Adela Kanasya Adies menemui 1.000 relawan di Surabaya demi menjaga komunikasi politik pasca-PAW menggantikan politisi senior Adies Kadir.

Hilang Kendali, Dua Pemotor Asal Nganjuk Tewas Terjun ke Waduk Kalimati Sidoarjo

Dua pengendara motor tewas tenggelam usai tercebur ke Waduk Kalimati, Prambon, Sidoarjo. Tim SAR gabungan berhasil mengevakuasi jasad keduanya pada Senin dini hari.