Rabu, 17 Jun 2026 02:46 WIB

Di Ponorogo, Delapan Petugas Pemilu 2019 Diopname

Ilustrasi pencoblosan Pemilu 2019
Ilustrasi pencoblosan Pemilu 2019

jatimnow.com - Delapan petugas pelaksana Pemilihan Umum (Pemilu) 2019 terpaksa diopname karena diduga kelelahan. Delapan orang itu terdiri dari 7 anggota Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) dan satu Panita Pemungutan Suara (PPS).

"Sampai saat ini ada 7 anggota KPPS dan 1 PPS yang harus opname," kata Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Ponorogo, Nita Herdianti, Rabu (24/3/2019).

Baca Juga: Ribuan Jemaah Hadiri Tabligh Akbar Seabad Gontor

Nita menambahkan, dari 8 orang yang diopname tersebut, 2 orang dari Kecamatan Sawoo, 1 orang dari Kecamatan Ponorogo, 3 orang dari Kecamatan Siman, 1 orang dari Kecamatan Jambon dan 1 orang dari Kecamatan Jetis.

Ia merinci untuk Kecamaatan Sawoo berasal dari Desa Bondarang atas nama Mawar Trystiana dan Desa Tempiran atas nama Rohadi. Di Kecamatan Ponorogo Kota, berasal dari Kelurahan Surodikraman atas nama Moh Ihsanudin.

Baca Juga: Muscab X PPP Ponorogo, Empat Nama Mencuat Pimpin Partai

Sementara petugas dari Kecamatan Siman yaitu Desa Patihan Kidul bernama Siti Mutmainah serta Desa Sekaran dengan nama Budi Nasrul, kemudian dari Kelurahan Tajug atas nama Syam Maulawi Akbar. Untuk petugas dari Kecamatan Jambon atas nama Eko Purnomo serta anggota PPS dari Kecamatan Jetis bernama Ari Fianto.

Nita menyebut, rata-rata petugas tersebut diopname karena kelelahan. Bahkan petugas KPPS dari Kecamatan Sawoo sampai menderita sakit tipes. Sedangkan dua orang dari Kecamatan Siman menderita demam berdarah serta satu lainnya jantung. Sementara petugas PPS dari Kecamatan Jetis mengalami kecelakaan.

Baca Juga: Jelang Ramadan Harga Bapokting di Ponorogo Terpantau Stabil

Dibeberkan Nita, dari 8 petugas, 5 di antaranya diopname di RSUD dr Harjono, Ponorogo dan 3 lainnya di rumah sakit lain.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.