Minggu, 07 Jun 2026 14:49 WIB

Sirup Bogem Wonorejo Hasil Kekayaan Pantai Timur

  • Penulis :
  • | Minggu, 08 Apr 2018 10:07 WIB
Soni saat membuat sirup bogem
Soni saat membuat sirup bogem

jatimnow.com - Sirup bogem merupakan produk khas Kelurahan Wonorejo, Surabaya. Sirup ini menjadi produk unggulan kampung, yang juga memiliki kawasan mangrove.

Tak hanya menjadi produk andalan, produksi sirup ini juga melibatkan warga kampung.

Soni Mohson, merupakan seorang penggagas produk sirup bogem di kampung tersebut. Ia mengolah buah tanaman mangrove, yakni bogem (Sonneratia caseolaris atau dikenal dengan nama pidada merah), sudah di produksi sejak 1998.

”Awalnya ada salah satu teman yang coba memakan, katanya  rasanya asam dibuang, terus saya ambil baunya itu harum terus saya coba berinovasi,” ujarnya.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

Baca jugaAyo Rasakan Khasiat Sirup Bogem Mangrove Wonorejo

Sampai menjadi produk sirup bogem, Soni mengaku melalui banyak tahapan dan beberapa kali gagal. Sampai ia harus melakukan uji coba, hingga layak untuk dikonsumsi. Bogem yang digunakan adalah buah masak yang jatuh dari pohon.

” Bogem hampir tidak pernah berhenti berbuah ada kalanya panen raya ada kala buahnya nggak banyak,” kata Soni.

Panen buah bogem adalah buah masak yang jatuh dari pohon dan dipasang jaring selama ber bulan-bulan. Buah yang dipanen bisa mencapai delapan sampai 10 kg.

Buah bogem yang diproduksi dari kombinasi 2 kilogram gula pasir, 1 kilogram buah bogem dan 2 liter air menghasilkan 2,5 sampai 2,7 liter sirup.

Baca Juga: Motorola Solutions Resmikan Learning Center Baru di Surabaya

Menurut bapak 3 anak tersebut saat produksi yang dilakukan saat ini, baru seminggu 2-3 kali dan sirup tersebut dikemas dalam botol dengan ukuran 360 ml.

”Jumlah produksi memang tidak menentu. Tergantung panen buahnya. Puncaknya, buah bogem dapat dipanen saat musim kemarau atau pada bulan Agustus sampai Oktober,” terangnya.

Selain sirup, Soni mengembangkan buah bogem menjadi produk makanan lainnya. Yaitu, selai dan dodol. ”Tapi, memang produksinya tidak setiap hari. Sesuai pesanan,” tutup kakek empat cucu itu.

Reporter: Arri Saputra

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

Editor: Erwin Yohanes

 

Editor : Erwin Yohanes
Berita Terbaru

Melihat Jejak Soekarno di Surabaya Melalui Pameran "Aku Arek Suroboyo"

Tema "Aku Arek Suroboyo" dipilih untuk menegaskan identitas Bung Karno sebagai putra daerah yang tumbuh dan ditempa di Surabaya sebelum menjadi tokoh besar Indonesia.

1.232 Atlet Taekwondo Bertarung di Ksatria Nusantara PBTI Series Kediri

Para atlet diharapkan dapat menjadi bibit-bibit terbaik Indonesia yang akan mewakili bangsa pada berbagai ajang internasional.

Menkop Bantah Isu Jual Beli Titik Koperasi Merah Putih, Sempat Viral di Kediri

Menkop Ferry menargetkan seluruh bangunan Koperasi Merah Putih, gerai usaha, serta fasilitas pendukung koperasi desa dapat selesai pada Agustus mendatang.

Turnamen Gerindra Cup U17 di Kediri Dimulai, Wadah Pembinaan Pesepakbola Muda

“Saya berharap dari stadion (Brawijaya) ini akan lahir pemain-pemain handal yang nantinya bisa memperkuat Indonesia," kata Anwar Sadad.

Menkop Dukung Kemitraan Petani-Koperasi di Kediri, Kejar Swasembada Gula 2028

Kolaborasi ini merupakan bentuk sinergi nyata antara koperasi, petani, dan pelaku industri.

Akhir Pekan Cuaca di Surabaya Cerah, tapi Waspada Panas yang Menyengat

Tidak terlihat adanya potensi hujan yang signifikan sepanjang hari. Cuaca mendukung berbagai aktivitas masyarakat, khususnya aktivitas di luar ruangan.