Senin, 15 Jun 2026 17:16 WIB

Evakuasi KA Sancaka di Ngawi, KAI Kerahkan 4 Alat Berat

Proses evakuasi kereta yang masih berlangsung
Proses evakuasi kereta yang masih berlangsung
jatimnow.com - Proses evakuasi gerbong dan lokomotif KA Sancaka yang diprediksi selesai Sabtu (7/4/2018) sore, ternyata meleset.
 
Hingga kini, Sabtu (7/4/2018) malam, petugas masih terus dilakukan upaya evakuasi.
 
"Prediksi saya tadi memang sore bisa melintas. Tapi ternyata tidak bisa. Karena proses evakuasi dan pergantian rel belum selesai secara keseluruhan," kata Manager Humas DAOP VII PT KAI, Supriyanto.
 
Ia menjelaskan, untuk seluruh gerbong penumpang berhasil dievakuasi dari rel pada pukul 19.30 wib. Sementara untuk lokomotif pukul 21.30 wib baru bisa ditepikan.
 
Ia mengatakan,  PT KAI sengaja mendatangkan alat berat dengan kekuatan lebih besar untuk mengangkat lokomotif. Alat berat yang berkekuatan 200 ton dikerahkan lewat jalur utara.
 
"Totalnya evakuasi hari ini mengerahkan 4 alat berat. Yang terdiri dari 1 crane dan 3 backhoe," katanya.
 
Untuk tahap pergantian rel KA sepanjang 300 meter dikebut hari ini. "Dikebut hari ini. Jadi Senin jalur kemungkinan benar-benar clear," terangnya.
 
Sebelumnya, kecelakaan Kereta Api (KA) Sancaka di Ngawi dipastikan menewaskan sang masinis. Kecelakaan ini mengakibatkan gerbong kereta terlempar keluar rel dan membuat lokomotifnya terguling.

 

Kecelakaan tersebut berawal dari KA Sancaka yang melaju dari arah barat atau Yogyakarta menuju Ngawi.

Baca Juga: Mandi Bareng Teman, Pelajar Sragen Tewas Tenggelam di Bengawan Solo Ngawi

Saat di lokasi kejadian atau sebelum Stasiun Walikukun, melintas kendaraan truk trailer di Desa Sambirejo, Kecamatan Widodaren, Kabupaten Ngawi, tepat di perlintasan kereta api tanpa penjagaan.

"Karena jarak yang sudah terlalu dekat, kereta api akhirnya menabrak truk trailer bermuatan material proyek. Truk trailer terseret beberapa meter dari lokasi kejadian, sedangkan badan KA terguling ke sisi kiri rel kereta api," kata Kasat lantas Polres Ngawi, AKP Rukimin, Jumat (6/4/2018).

Tidak hanya itu, sebuah mobil avanza yang terparkir di area tersebut, juga mengalami kerusakan berat lantaran terkena gerbong kereta yang keluar rel. Beruntung, tidak ada orang dalam mobil tersebut.

Baca Juga: Libur Panjang, Penumpang Commuter Line Wilayah 8 Surabaya Tembus 253 Ribu Orang

Reporter: Mita Kusuma

Baca Juga: Daop 8 Surabaya Uji Coba Biodiesel B50 di Lokomotif KA Sembrani

Editor: Erwin Yohanes

Editor : Erwin Yohanes
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.