Sabtu, 20 Jun 2026 03:01 WIB

Surat Suara Rusak di Trenggalek Dimusnahkan di Hari Pencoblosan

Surat suara rusak dimusnahkan KPU Trenggalek dengan cara dibakar
Surat suara rusak dimusnahkan KPU Trenggalek dengan cara dibakar

jatimnow.com - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Trenggalek memusnahkan surat suara rusak dan sisa di hari H pencoblosan pemiluhan umum (pemilu), Rabu (17/4/2019). Surat suara rusak dan sisa itu dimusnahkan dengan cara dibakar.

KPU Trenggalek beralasan baru bisa melakukan pemusnahan surat suara rusak dan sisa itu hari ini, karena sebelumnya disibukka dengan proses distribusi logistik.

Baca Juga: Bank Jatim Salurkan CSR ke Trenggalek Berupa Floor Projector Highlight

Ketua KPU Trenggalek, Suripto menjelaskan, total surat suara rusak dan sisa yang dimusnahkan itu sebanyak 3.359 lembar. Dari jumlah itu, sebanyak 3.074 lembar dimusnahkan karena mengalami kerusakan dan tidak layak digunakan.

Kerusakan tersebut, lanjut Suripto, merupakan hasil temuan saat proses pelipatan suara. Rata-rata kerusakan berupa robekan dan terkena tinta. Kerusakan tersebut sudah terjadi sejak di tingkat percetakan.

"Sedangkan yang 285 lembar dimusnahkan dalam kondisi baik karena merupakan sisa. Sehingga tidak digunakan dalam pemilu ini," ujar Suripto.

Baca Juga: JLS di Tulungagung Telah Rampung Pembangunannya, Tiga Kabupaten Sudah Terhubung

Suripto menambahkan, sesuai peraturan pemusnahan surat suara ini dilakukan setelah semua kebutuhan surat suara terdistribusikan. Sehingga mereka bisa menghitung jumlah surat suara yang tidak digunakan. Menurutnya meskipun proses pemusnahan dilakukan pada hari pencoblosan, hal tersebut dibolehkan.

"Kemarin kita repot terkait distribusi logistik pemilu, karena itu baru dimusnahkan hari ini," ungkapnya.

Baca Juga: Penutupan Jalan Utama Tulungagung - Trenggalek Tertunda, Ini Alasannya

Sesuai dengan daftar pemilih tetap (DPT), surat suara yang dibutuhkan di wilayah Kabupaten Trenggalek sebanyak 594.652 lembar. Jumlah itu sudah ditambah dua persen di tiap TPS untuk surat suara cadangan.

"Untuk itu sisanya ikut dimusnahkan agar tidak timbul rancu," pungkasnya.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.